PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FOREHAND GROUNDSTROKE DAN AKTIVITAS BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TONNIS PADA SISWA KELAS IV SD MUJAHIDIN SURAKARTA TAHUN AJARAN 2012 / 2013
Abstract: Penelitian ini
bertujuan meningkatkan hasil belajar tonnis dan kemampuan forehand groundstroke
serta aktivitas belajar dalam pembelajaran tonnis pada siswa kelas IV SD
Mujahidin Surakarta tahun ajaran 2012 / 2013 melalui penerapan pendekatan
teaching games for undestanding (TGFU).
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini
dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan,
pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa
kelas IV SD Mujahidin Surakarta yang berjumlah 24 siswa yang terdiri dari 15
siswa putra dan 9 siswa putri. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari
guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan penilaian
kemampuan forehand groundstroke, aktivitas belajar serta hasil belajar
permainan bola kecil tonnis. Analisis data menggunakan teknik deskriptif yang
didasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan TGFU dapat
meningkatkan kemampuan forehand groundstroke dan hasil belajar belajar
permainan bola kecil tonnis siswa serta aktivitas belajar dari pra tindakan ke
siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pembelajaran tonnis belum pernah
diajarkan di kelas tersebut seperti yang telah direncanakan dalam silabus
sehingga keterampilan bermain tonnis belum didapatkan, oleh karena itu hasil
belajar tonnis dan kemampuan forehand groundstroke serta aktivitas belajar
sisiwa selama pembelajaran berlangsung masih belum diketahui. Dari hasil analisis
yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari pra tindakan ke siklus I dan
dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, kemampuan forehand groundstroke dan
hasil belajar tonnis siswa mencapai 45,8% atau sebanyak 11 siswa dari 24 siswa
telah masuk kriteria tuntas. Pada nilai psikomotor dan kognitif siklus I, siswa
yang mencapai kriteria tuntas sama yaitu 45,8%, untuk nilai afektif siswa pada
siklus I yang mencapai kriteria tuntas yaitu sebesar 50%, sedangkan untuk
aktivitas belajar yang mencapai kriteria tuntas yaitu sebesar 54,2%. Pada
siklus II, kemampuan forehand groundstroke dan hasil belajar tonnis siswa
meningkat mencapai 79,2% atau sebanyak 19 siswa dari 24 siswa telah mencapai
kriteria tuntas sedangkan 54 siswa lainnya belum tuntas. Pada nilai psikomotor
dan kognitif, siswa yang telah mencapai kriteria tuntas meningkat dari siklus I
menjadi 79,2% dengan KKM 75, pada nilai afektif juga terjadi peningkatan dari
siklus I menjadi sebesar 91,7% atau 22 siswa telah masuk kriteria tuntas dari
24 siswa dan 2 siswa lainnya belum tuntas, untuk aktivitas belajar pada siklus
II yang masuk kriteria tuntas juga meningkat menjadi 87,5% atau 21 siswa masuk
pada kriteria tuntas dan 3 lainya belum tuntas. Pelaksanaan tindakan pada
siklus I dan siklus II menimbulkan terjadinya proses pembelajaran yang aktif,
efektif, efisien dan menyenangkan sehingga dapat mendukung terjadinya suatu
pembelajaran yang berkualitas.
Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan pendekatan teaching games
for understanding (TGFU) dapat meningkatkan kemampuan forehand groundstroke dan
aktivitas belajar siswa kelas IV SD Mujahidin Surakarta tahun ajaran 2012 /
2013.
Penulis: Muhammad Iwan Azhari
Kode Jurnal: jppendidikandd130520..