PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DALAM UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN 2013/2014
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini
untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar akuntansi melalui penerapan
model pembelajaran generatif pada siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1
Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan
Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Proses penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus,
masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan tindakan,
pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, dan analisis dan refleksi.
Penelitian terdiri dari dua siklus yang dilaksanakan pada bulan Februari 2014.
Siklus I dan II dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan alokasi waktu 5 x
45 menit. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1
Surakarta yang berjumlah 22 siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian
tindakan kelas ini antara lain informan, tempat atau lokasi, peristiwa, dan
dokumen atau arsip. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara,
dokumentasi, tes, dan angket. Teknik untuk menguji keabsahan data menggunakan
triangulasi sumber dan teknik. Validitas data yang digunakan adalah jenis
validitas isi dan validitas konstruk. Analisis data menggunakan model dari
Milles and Hubberman yaitu dimulai dari reduksi data, sajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan
model pembelajaran generatif dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar
akuntansi siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Surakarta tahun ajaran 2013/2014.
Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: Kemampuan
siswa dalam memahami materi akuntansi mengalami peningkatan dari 70% pada
siklus I menjadi 80,90% pada siklus II. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan
pemahaman siswa sebesar 10,90%, Hasil belajar ranah kognitif dilihat dari
ketuntasan nilai sesuai KKM yaitu 75. Hasil dari pelaksanaan tes evaluasi pada
akhir siklus telah menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa yaitu dari
77,27% pada siklus I menjadi 86,36% pada siklus II yang menunjukkan peningkatan
persentase sebesar 9,9%. Rata-rata kelas juga telah menunjukkan peningkatan
dari 77,31 menjadi 83,81, Siswa sudah lebih menyadari akan pentingnya
partisipasi dalam kegiatan pembelajaran akuntansi yang ditunjukkan dari
peningkatan aspek afektif pada siklus I ke siklus II. Pada ranah afektif siswa
dalam pembelajaran meningkat dari sebesar 4,54% yang berasal dari 74,55% pada
siklus I menjadi 79,09% pada siklus II, dan hasil belajar ranah psikomotorik
yang diamati dari keterampilan siswa meningkat sebesar 10,91% yang berasal dari
67,27% pada siklus I menjadi 78,18% pada siklus II.
Penulis: Febrinita Nur
Wulansari, Wahyu Adi, Binti Muchsini
Kode Jurnal: jppendidikandd130480