KORELASI JUMLAH NETROFIL, LIMFOSIT DAN MONOSIT DENGAN KADAR ALBUMIN URIN PADA PASIEN DM TIPE 2 DENGAN MIKROALBUMINURIA

Abstrak: Prevalensi DM tipe-2 di berbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia meningkat. Komplikasi DM terbanyak adalah nefropati, yang merupakan penyakit progresif dan pada tahap akhir memerlukan biaya perawatan yang sangat besar. Nefropati DM dapat dicegah jika dilakukan deteksi dini. Mikroalbuminuria merupakan tes untuk deteksi dini nefropati DM saat ini, tetapi tes ini masih dianggap mahal oleh sebagian besar masyarakat dan belum banyak dilakukan oleh laboratorium di daerah. Oleh sebab itu perlu dicari alternatif tes lain, misalnya jumlah netrofil, monosit dan limfosit.
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antara jumlah netrofil, limfosit dan monosit dengan kadar albumin urin pada pasien DM tipe2 dengan mikroalbuminuria.
Metode dan desain penelitian – Desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan belah lintang. Responden pasien DM tipe2 dengan mikroalbuminuria dari rawat jalan laboratorium RSDK kadar CRP kualitatif: negatif (<10mg/L), jumlah lekosit antara 7.000–10.000/ml, tidak didapatkan flagging atau limfosit varian, albumin urin dengan dipstik : negatif, Glukosa Puasa/2 jam PP < 200mg/dl, urinalisis dalam batas normal, tekanan darah sistolik: 100-160 mmHg; diastolik 70-85 mmHg, Suhu badan 36-37,20C, lama menderita DM > 5 tahun, anamnesis tidak didapatkan penyakit ginjal. Jumlah sampel 22 diperiksa kadar albumin urin dengan menggunakan reagen NycoCard U-ALBUMIN, jumlah netrofil, limfosit dan monosit diperiksa dengan menggunakan alat hematologi analizer CELL-DynR3700.
Korelasi antara jumlah netrofil, limfosit dan monosit dengan kadar albumin urin dianalisa dengan koefisien korelasi Spearman’s.
Hasil – Tidak terdapatkorelasi antara jumlah netrofil dengan kadar albumin urin (r= -0,250;p=0,263). Tidak terdapatkorelasi antara jumlah monosit dengan kadar albumin urin (r= -0,191;p=0,395). Tidak terdapatkorelasi antara jumlah limfosit dengan kadar albumin urin (r=0,130;p=0,565) pada pasien DM tipe2 dengan mikroalbuminuria. Kesimpulan – Tidak terdapat korelasi antara jumlah netrofil, limfosit dan monosit dengan kadar albumin urin pada pasien DM tipe2 dengan mikroalbuminuria.
Kata kunci: DM tipe2, netrofil, limfosit, monosit, mikroalbuminuria
Penulis: Edy Purwanto,Banundari RH, Tony Suhartono
Kode Jurnal: jpkedokterandd0700265

Artikel Terkait :