GAMBARAN PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELITUS DENGAN GEL Nigella Sativa 30% PADA TIKUS YANG TELAH DIINDUKSI ALOKSAN
ABSTRAK: Diabetes
melitus (DM) merupakan
penyakit menahun yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa
darah. Prevalensi penderita diabetes pada
1985 sebesar 30
juta, meningkat menjadi
135 juta pada 1995
dan 217 juta pada 2005. DM apabila tidak ditangani dengan baik akan
menimbulkan berbagai komplikasi,
salah satunya ulkus
diabetik.Sudah banyak jenis
pengobatan yang dilakukan
untuk mengatasi ulkus diabetik.
Namun belum ada yang efektif. Oleh karena itu dicari inovasi
pengobatan baru dengan menggunakan gel nigella sativa. Nigella sativa
dipercaya mampu mengobati
luka karena mengandung
zat antiinflamasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran penyembuhan luka diabetes dengan gel Nigella sativa
30% pada tikus yang telah diinduksi aloksan.
Metode: Penelitian ini
menggunakan true eksperimental
dengan rancangan dengan posttest
only with control
group design. Metode
pengambilan sampel adalah simple
random sampling, Jumlah sampel sebanyak 24 ekor tikus. Hasil: Hasil
makroskopis yang ditemukan
antara lain tidak
adanya perubahan warna pada
kedua kelompok, tidak
adanya edema di
daerah sekitar luka
pada kedua kelompok, adanya lapisan berwana putih kekuningan yang lebih
tebal pada kelompok 30%, dan
belum adanya perybahan
pada ukuran luka
untuk kedua kelompok. Hasil
histologi menunjukkan belum adanya reepitelialisasi pada kedua kelompok dan
luas daerah inflamasi yang hampir sama pada kedua kelompok.
Kesimpulan: Gel nigella
sativa 30% ternyata
kurang efektif untuk
digunakan pada penyembuhan luka.
Saran: Perlu dilakukan
penelitian lanjutan dengan
mengurangi dosis nigella sativa dan memperpanjang waktu
pemberian perlakuan.
Penulis: Alifah Dewi
Purwaningsih, Yunita Sari, Yuli D. Hartanto
Kode Jurnal: jpkeperawatandd140001