KONTRIBUSI IQ (INTELLIGENT QUOTIENT) DAN EQ (EMOTIONAL QUOTIENT) TERHADAP PRESTASI ATLET PELATDA PENCAK SILAT PADA PON KE-XVIII TAHUN 2012
Abstract: Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan antara IQ (Intelligent Quotient) dan EQ
(Emotional Quotient) pada atlet Pelatda Pencak Silat pada PON ke-XVIII. Penelitian
ini merupakan penelitian Kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap,
tahap yang pertama dilaksanakan untuk mengetahui skor IQ (Intelligence
Quotient) dan EQ (Emotional Quotient) melalui tes IQ (Intelligence Quotient)
dan EQ (Emotional Quotient) oleh Jasa Psikologi Indonesia. Tahap kedua melalui
pertandingan yang dilaksanakan pada PON ke-XVIII untuk mendapatkan nilai
prestasi. Subjek penelitian adalah atlet Pelatda Pencak Silat PON ke-XVIII yang
berjumlah 12 atlet kategori tanding. Teknik pengumpulan data adalah dengan
metode tes, dan metode dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan tes IQ (Intelligence
Quotient) dan EQ (Emotional Quotient) yang telah terstandarisasi (standardized test)
sehingga tidak diperlukan uji validitas dan uji reliabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian prestasi atet pelatda
Pencak Silat pada PON ke-XVIII tidak dapat diprediksi dari faktor psikologi IQ
(Intelligence Quotient) dan EQ (Emotional Quotient). Karena dari hasil skor IQ
dan EQ atlet Pelatda Pencak Silat PON ke- XVIII ini tidak signifikan dengan H0 diterima,
artinya bahwa H0 lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukkan hasil prestasi
atlet Pencak Silat PON ke-XVIII dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal
yang lain selain IQ (Intelligent Quotient) dan EQ (Emotional Quotient).
Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara IQ (Intelligent
Quotient) dan EQ (Emotional Quotient) terhadap prestasi atlet Pelatda Pencak
Silat Pada PON ke-XVIII.
Kata kunci: IQ (Intelligent
Quotient), EQ ( Emotional Quotient), prestasi atlet Pelatda Pencak Silat PON
ke-XVIII
Penulis: Yuli Anggraeni
Kode Jurnal: jppendidikandd130529