ENSANGAN MASYARAKAT DAYAK KERABAT KABUPATEN SEKADAU
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan hakikat, bunyi, irama, dan makna ensangan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, bentuk penelitian
kualitatif, dan pendekatan penelitian struktural. Sumber data dalam penelitian
ini adalah ensangan yang didendangkan
oleh informan. Data dalam penelitian ini adalah teks atau lirik ensangan
yang mengandung bunyi, irama, dan makna. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi langsung, rekaman, dan wawancara. Alat yang digunakan, yaitu peneliti
sendiri sebagai instrument utama. Kemudian, data diolah dengan melakukan
transkripsi, transliterasi/terjemah, identifikasi, klasifikasi, interpretasi,
dan membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ensangan adalah jenis
sastra lisan yang disebut puisi liris. Ensangan terdiri atas ensangan
pernikahan, pesta, penyambut tamu, nasihat, pelipur lara, pembangkit semangat,
dan pengobatan (belian’t atau berajah). Struktur teks ensangan didominasi oleh
bunyi efoni atau euphony, yaitu dipakai untuk menghadirkan suasana keriangan,
semangat, vitalitas hidup, kegembiraan. Ensangan juga mengandung nilai-nilai
yang dapat ajarkan pada para siswa dan mahasiwa sehingga dapat diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari seperti: rasa tanggung jawab, merasa bersaudara, musyawarah,
santun, dan kebersamaan.
Penulis: Helina
Kode Jurnal: jppendidikandd141442