COSPLAY SEBAGAI IDENTITAS (STUDI PADA COSPLAYER DI YOGYAKARTA)

Abstrak: Cosplaymerupakan singkatan dari costume playyang berarti seseorang (player) yang  mengenakan  kostum-kostum  dari  karakter  anime,  manga,  atau  game. Perkembangan event-event Jepang yang pesat membuat  cosplaysemakin dikenal oleh  masyarakat.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  bagaimana  identitas cosplaydan bagaimana  cosplayermemaknai identitasnya sebagai player. Metode penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  kualitatif  dengan  pendekatan fenomenologi.  Kriteria  informan  dalam  penelitian  ini  adalah  cosplayer yang tergabung  dalam  komunitas  serta  cosplayer non  komunitas  (freelance)  yang berada  di  Yogyakarta.  Hasil  penelitian  ini  adalah  identitas  cosplay yang dikonstruksi  melalui  internalisasi,  yaitu  proses  sosialisasi  cosplay dengan  media sosialisasi  yakni  kelompok  serta  media  massa,  kemudian  dieksternalisasikan melalui kostum dalam suatu event. Eksternalisasi identitas tidak berhenti dengan memakai  kostum,  namun  diikuti  dengan  show  off atau  pamer.  Memamerkan kostum  dilakukan  oleh  cosplayer saat  event  cosplay maupun  melalui  foto-foto yang  diupload ke  sosial  media.  Sehingga  dapat  disimpulkan  bahwa  identitas cosplayadalah kostum.  Cosplayermemaknai identitasnya sebagai  playerdengan menjadikan cosplaysebagai sebuah tantangan.  Cosplayjuga mendatangkan suatu kepuasan  dan  kesenangan  tersendiri.  Beberapa  cosplayer memaknai  cosplaysebagai  sebuah  hobi,  namun  ada  juga  yang  memaknai  sebagai  sebuah  profesi. Pemakaian  identitas  cosplay membawa  pengaruh  kedalam  kehidupan  cosplayer, seperti pengaruh karakter serta masalah keuangan. Tanggapan keluarga  cosplayerterkadang juga tidak begitu baik. Walaupun banyak hambatan yang dirasakan oleh cosplayer, namun tidak membuatnya berhenti untukbercosplay.
Kata Kunci: Identitas, Cosplay, Cosplayer
Penulis: RESTI NUR LAILA
Kode Jurnal: jpsosiologidd140102

Artikel Terkait :