TANGGUNG JAWAB PROVIDER DALAM HAL TERJADI KECELAKAAN YANG MENIMPA PELAKU OLAHRAGA KEDIRGANTARAAN MICROLIGHT/AUTOGYRO

ABSTRAK: Aero  Sport telah  menjadi  olahraga  tren  di  Indonesia  sejak  17  Januari  1972  ketika olahraga  ini  telah  menarik  perhatian  orang  untuk  mendirikan  Federasi  Aero  Sport Indonesia (FASI) untuk mengadakan, memandu, dan memimpin orang lain yang tertarik pada  Aero  Sport yang  dimana  masih  mengundang begitu  banyak  pertanyaan  tentang Aero Sport yang dibawahi FASI tersebut termasuk juga tentang tanggung jawab mereka atas  kerusakan,  dan  kerugian  bagi  para  atlet  dan/atau  pihak  ketiga.  Makalah  ini  juga menjelaskan  bagaimana  FASI,  sebagai  provider akan  menangani  kerusakan  dan kerugian  tersebut  yang  terjadi  pada  atlet  ataupun  pihak  ketiga dengan  menggunakan pendekatan  yang  bersifat  yuridis  empiris  dan  diketahui  bahwa  tanggung  jawab  pihak FASI  terhadap  pelaku  olahraga  kedirgantaraan  adalah dalam  hal  pembinaan, pengawasan,  dan  pelaksanaan begitu  pula  dengan  kerugian  pihak  ketiga  Pihak  FASI menanggulangi  permasalahan  kerugian  yang  dialami  pihak  ketiga  dengan membicarakannya,  menimbang  bersama,  dan  mendeklarasikan  apakah  pihak  ketiga tersebut layak untuk mendapatkan ganti kerugian.
Kata kunci: Tanggung Jawab, Olahraga Kedirgantaraan, Kecelakaan, FASI
Penulis: Nyoman Riela Pricilia, Dewa Gde Rudy, I Ketut Markeling
Kode Jurnal: jphukumdd140305

Artikel Terkait :