SISTEM BAGI HASIL DALAM SYARIAT ISLAM

Abstract: Di dalam kehidupan masyarakat Indonesia telah ditemukan sistem bagi hasil di desa-desa khususnya di sektor usaha nelayan,  pertanian atau perdagangan. Sistem yang berkembang di kehidupan masyarakat ini yang mendekati konsep ekonomi Islam sebenarnya juga telah lama  berakar  dari  budaya  bangsa.  Pelaksanaan  bagi  hasil  yang  dilaksanakan  oleh  para petani  banyak  mengacu  pada  nilai-nilai  dalam  bersyarikat.  Keberhasilan  proses implementasi  nilai-nilai Islam  ke dalam  sistem  nelayan,  pertanian  atau  perdagangan  ini, karena  model  strategi  dakwah  yang  dilakukan  oleh  Wali  Songo  (Wali  Sembilan)  yang melakukan  akulturasi  budaya.  Proses  transformasi  Islam  ke  dalam  sistem  nelayan, pertanian  atau  perdagangan  nyaris  tanpa  menimbulkan  maslah  yang  signifikan  dalam masyarakat,  dan  bahkan  hampir  nilai-nilai  tersebut  bisa  menjadi  ruh  dalam  berbagai kehidupan masyarakat seperti nelayan, pertanian dan perdagangan.
Penulis: Umrotul Khasanah
Kode Jurnal: jphukumdd100124

Artikel Terkait :