Perbedaan Efikasi Diri Berdasarkan Tipe Pola Asuh Orangtua pada Remaja Tengah di Denpasar

Abstrak: Pola  asuh  orangtua  merupakan  segala  bentuk  dan  proses  interaksi  yang  terjadi  antara  orangtua  dan  anak  yang merupakan  pola  pengasuhan  tertentu  dalam  keluarga  yang  akan  memberi  pengaruh  terhadap  perkembangan kepribadian anak. Pembentukan efikasi diri pada remaja tidak terlepas dari pengaruh yang menyertainya, efikasi diri berkembang  secara  teratur.  Awal  dari  pertumbuhan  efikasi  diri  dipusatkan  pada  orang  tua,  kemudian  dipengaruhi oleh  saudara  kandung,  teman  sebaya,  dan  orang  dewasa  lainnya.  Dalam  hal  ini  orang  tua  dan  anggota  keluarga memiliki peranan penting dalam pembentukan efikasi diri remaja. Pola asuh orang tua dan interaksi yang baik dengan anggota  keluarga  merupakan  faktor  pendukung  untuk  membentuk  efikasi  diri  yang  positif  pada  remaja.  Dinamika pola asuh yang berbeda akan membentuk efikasi diri yang berbeda pula.
Penelitian ini  adalah  penelitian  kuantitatif  komparasi.  Subjek  penelitian  ini  adalah  remaja  tengah  di  Denpasar sebanyak  380  orang  dengan  kriteria  Siswa  kelas  X  dan  XI SMA  Negeri  di  Denpasar.  Metode  pengambilan  sampel dengan metode Area Probability Random Sampling. Metode pengambilan datanya dengan menggunakan Skala Pola Asuh  yang  telah  diuji  validitasnya,  dengan  reliabilitas  0,952  demikian  juga  Skala  Efikasi  Diri  juga  memiliki reliabilitas  0,962.  Sebaran  data  yang  diperoleh  menunjukan  data  normal  dan  homogen.    Metode  analisis  statistik dengan teknik komparasi One Way Anova. Didapatkan hasil F= 22,275; p= 0,000 dan analisis Post Hoc mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa Pola asuh Autoritatif dengan Otoriter memiliki signifikansi sebesar 0,000, pola asuh Autoritatif  dengan  Permisif  sebesar  0,000,  pola  asuh  Permisif  dengan  Otoriter  sebesar  0,163.  Artinya  adanya perbedaan  efikasi  diri  berdasarkan  tipe  pola  asuh  Autoritatif  dengan  Otoriter,  perbedaan  efikasi  diri  pola  asuh Autoritatif dengan Permisif, dan tidak ada perbedaan efikasi diri pada pola asuh Permisif dengan Otoriter pada remaja tengah di Denpasar. 
Kata kunci: Pola Asuh Orangtua, Efikasi Diri, Remaja Tengah
Penulis: A.A. Mas Diah Widiyanti dan Adijanti Marheni
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan130033

Artikel Terkait :