Emosi dan Penggunaan Warna Dominan Pada Kegiatan Mewarnai Anak Usia Dini
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan mengetahui pengaruh
emosi terhadap penggunaan
warna dominan pada
kegiatan mewarnai anak usia dini
serta melihat pengaruh emosi positif dan negatif terhadap warna dominan yang
digunakan. Emosi adalah kondisi
yang melibatkan aspek
fisiologis, psikologis, dan
perasaan untuk bertindak
karena adanya stimulus
yang diterima indera dan
nantinya akan direspon
serta diproses. Emosi
anak pada umumnya
terdiri dari marah,
takut, gembira, sedih, cemburu,
kasih sayang, ingin tahu, dan iri hati yang diungkapkan dengan ekspresi yang
sama. Emosi dapat dibagi menjadi emosi positif yaitu bahagia, excitement, dan
terkejut serta emosi negatif yaitu marah, sedih, takut, dan jijik.
Emosi positif seringkali
dihubungkan dengan warna
cerah dan emosi
negatif dihubungkan dengan
warna gelap. Kesimpulan yang didapat warna memanifestasi emosi yang
dirasakan oleh individu.
Rancangan penelitian adalah
quasi eksperimen dengan
desain treatment by
subject. Sampel penelitian
sebanyak 30 siswa berasal dari TK
Tunas Mekar Sari yang dipilih dengan teknik
purposive sampling. Alat ukur untuk menentukan warna dominan pada
kegiatan mewarnai menggunakan teknik penghitungan luas warna dengan teknik grid
atau square method, sehingga didapat
warna yang paling
luas hingga paling
sempit. Metode analisis
data yang digunakan
adalah teknik analisis fungsi Crosstabs, Chi Square, dan Koefisien
Kontingensi.
Analisis data dan
hasil penelitian menemukan
bahwa ketiga hipotesis
yang ada diterima
yaitu ada pengaruh
antara emosi terhadap penggunaan warna dominan pada kegiatan mewarnai
anak usia dini, ada pengaruh antara emosi positif terhadap penggunaan
warna dominan cerah,
serta ada pengaruh
antara emosi negatif
terhadap penggunaan warna dominan gelap.
Penulis: Putu Yudari Pratiwi
dan I.G.A.P. Wulan Budisetyani
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan130032