Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa Ragam Krama dan Krama Inggil dengan Pendekatan Quantum Learning
Abstrak: Keterampilan berbicara
merupakan sebuah keterampilan yang perlu dikuasai oleh siswa. Dalam proses pembelajaran
siswa harus mampu mengembangkan kemampuan berbicara untuk mengkomunikasikan ide
dan gagasannya. Dengan penguasaan keterampilan berbicara yang
baik maka komunikasi akan berjalan lancar. Pembelajaran Bahasa Jawa ragam krama
dan krama inggil merupakan kompetensi keterampilan berbicara yang wajib
dimiliki siswa. Aspek kemahiran berbahasa Jawa yang diharapkan sampai para
tataran dimilikinya kompetensi berbicara untuk berkomunikasi dengan menggunakan
ragam krama dan krama inggil dengan lancar. Dengan pendekatan yang inovatif
Quantum Learning, proses pembelajaran lebih bervariasi, aktif dan
menyenangkan. Siswa akan lebih mudah memaknai
materi yang diberikan guru sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara
maksimal. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian tindakan kolaboratif.
Pelaksanaan penelitian ini, peneliti bekerja sama dengan guru mata pelajaran.
Tujuan utama penelitian tindakan kelas adalah untuk meningkatkan
praktik-praktik pembelajaran di kelas. Dengan berkolaborasi, peneliti dan guru
bidang studi, melakukan kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan
refleksi. Simpulan penelitian tindakan ini adalah terdapat peningkatan
keterampilan berbicara, khususnya pada pemakaian bahasa Jawa ragam krama dan
krama inggil. Peningkatan tersebut terjadi setelah pendekatan quntum learning
dipahami oleh guru dan dilaksanakan pada proses pembelajaran kompetensi
berbicara. Nilai KKM dalam pembelajaran keterampilan berbicara dapat tercapai
dan banyak siswa yang mendapat nilai melebihi nilai KKM. Hal dapat dilihat dari
peningkatan nilai siswa pada setiap siklus. Pada siklus tiga ketuntasan
klasikal mencapai 87,1%, peningkatan yang menggembirakan.
Penulis: Tri Widatmi
Kode Jurnal: jppendidikandd130293