PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN AKHLAK PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah mengembangkan model penilaian akhlak peserta didik Madrasah Aliyah. Konstruk
akhlak dikembangkan dengan
pendekatan akhlak sebagai
aspek afektif dan konsep
religiousity dari Glock
and Stark (1966).
Penelitian pengembangan ini
menggunakan metode lapor diri dan observasi tak langsung, melibatkan 291
siswa dan 26 guru dengan teknik purposive
sampling. Pengujian kualitas
instrumen meliputi: validasi
tampang, isi, dan
konstruk; reliabilitas (konsistensi internal dan reliabilitas
interrater); dan uji stabilitas instrumen. Hasil penelitian ini adalah: (1)
Model penilaian akhlak terdiri dari
model pengukuran dan sistem penilaian.
Instrumen tersusun melalui
proses expert judgment,
Focus Group Disscussion
dan pengujian konstruk. (2) Hasil
analisis faktor konfirmatori (CFA) berdasarkan data empirik menunjukkan bahwa konstruk
akhlak peserta didik
mencakup dimensi akhlak
kepada Allah, akhlak
kepada Nabi Muhammad SAW., akhlak kepada orangtua, akhlak kepada diri
sendiri, akhlak kepada guru, akhlak kepada
teman/tetangga/masyarakat,
dan akhlak kepada
lingkungan. (3) Instrumen mempunyai
kehandalan internal antara
0,865 – 0,921 (tinggi) dan
reliabilitas interater 0,866
(tinggi) dan koefisien Cohens‟ Kappa
0,770 (sangat baik), serta stabilitas antara 0,715 sampai
0,858 (baik sampai sangat baik). (4) Sistem penilaian setelah disimulasikan dan
dikonfirmasi menunjukkan 90 % kesesuaian dengan performansi akhlak siswa.
Penulis: Septimar Prihatini, Djemari
Mardapi, Sutrisno
Kode Jurnal: jppendidikandd130217