KOMPARASI METODE STANDARD SETTING UNTUK PENENTUAN KKM MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII SMP

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menemukan skor batas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dengan  memanfaatkan  metode  yang  ada  dalam  standard  setting.  Metode  yang  digunakan  adalah metode  Extended  Angoff  dan  metode  Ebel.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif kuantitatif  yang  diperkuat  dengan  data  kualitatif.  Data  kuantitatif  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  pola  respon  peserta  didik  atas  soal  UKK  SMP/MTs  Kelas  VIII  Mapel Matematika  Kabupaten  Sleman  2011/2012.  Selain  itu,  dalam  penentuan  cut  of  score,  juga digunakan data kuantitatif yang diperoleh dari  expert judgement. Sementara expert judgement yang bersifat kualitatif digunakan untuk menilai kualitas pelaksanaan pertemuan standard setting. Hasil penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  cutscore  yang  diperoleh  dengan  menggunakan  metode Extended  Angoff  maupun  Ebel  masing-masing  59  dan  50,98  pada  skala  100.  Cutscore  ini berbeda  cukup  signifikan  dengan  KKM  sekolah  yang  ditentukan  dengan  menggunakan metode  konvensional.  Berdasarkan  analisis  validitas  standard  setting,  metode  Extended  Angoff memberikan  hasil  cutscore  yang  relatif  lebih  valid  dibanding  metode  Ebel.  Validitas  standard setting yang diukur dalam penelitian ini adalah validitas internal yang meliputi method consistency, decision consistency, intra-judge consistency, dan interjudge consistency.
Kata kunci: standard setting, KKM, validitas standard setting
Penulis: Susi Anto, Djemari Mardapi
Kode Jurnal: jppendidikandd130218

Artikel Terkait :