PELAKSANAAN PENGAWASAN KEGIATAN INVESTASI OLEH BADAN PERIJINAN DAN PENANAMAN MODAL DAERAH DI KALIMANTAN TIMUR

ABSTRACT: Permasalahan dalam penelitian ini yaitu lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) yang mengakibatkan timbulnya kesenjangan antara nilai rencana dan realisasi Penanaman Modal yang diterbitkan oleh BPPMD. Hasil penelitian berisikan tentang gambaran umum, permohonan Izin Prinsip, pelaksanaan pengawasan yang telah dilakukan oleh BPPMD, kendala yang dialami dalam pelaksanaan pengawasan dan data nilai rencana dan realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) menurut sektor 2011-2013.
Kesimpulan dari penelitian yaitu kendala yang dihadapi oleh BPPMD yaitu lemahnya pengawasan terhadap izin prinsip yang dilakukan oleh Sub Bidang Pembinaan dan Pengawasan Penanaman Modal BPPMD, kurangnya Sumber Daya yang dimiliki BPPMD, kurangnya pembinaan ke perusahaan penanam modal mengenai penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), dan koordinasi yang kurang antara instansi/lembaga di bidang penanaman modal baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yaitu BPPMD sebaiknya fokus memaksimalkan pengawasan Izin Prinsip, perlunya penganggaran secara khusus dari pemerintah provinsi kepada BPPMD mengenai kebutuhan operasional, perlunya pembinaan baik melalui sosialisasi, konsultasi maupun fasilitas penyelesaian masalah yang dihadapi oleh penanam modal dan perlunya rapat secara berkala serta pendelegasian atau pemisahan kewenangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam hal pengawasan.
Kata kunci: penanaman modal, pelaksanaan, pengawasan, badan perijinan dan penanaman modal daerah
Penulis: Zainal Aqli
Kode Jurnal: jphukumdd140053

Artikel Terkait :