MELINDUNGI KEANEKARAGAMAN HAYATI DALAM KERANGKA PROTOKOL NAGOYA

Abstract: Protokol  Nagoya  menjadi  sarana  dalam  pelaksanaan  access and benefit sharing  (ABS)  bagi  negara-negara  penyedia  keanekaragaman  hayati.  Di  dalam  penerapan ABS  terdapat  kelemahan-kelemahan  seperti tersebarnya keanekaragaman hayati dalam geografis yang luas dan sukarnya menentukan  pemilik  sebagai  penerima  keuntungan.  Indonesia  sebagai  negara  mega  keanekaragaman  hayati,  telah meratifikasi Protokol Nagoya melalui Undang-Undang  Nomor  11  Tahun  2013,  menyiapkan  draf amandemen  Undang-Undang  Paten  dan  menyiapkan  Rancangan  Undang-Undang  Sumber  Daya  Genetik. Dalam penerapan Protokol Nagoya dan ABS tersebut, Indonesia dapat mengacu dari pengalaman India dalam menerapkan ABS dengan menyesuaikan dengan latar belakang masyarakat Indonesia.
Kata Kunci: Protokol Nagoya, perlindungan, keanekaragaman hayati
Penulis: Yulia dan Zinatul Ashiqin Zainol
Kode Jurnal: jphukumdd130661

Artikel Terkait :