KINERJA KARYAWAN DITINJAU DARI ANALISIS FAKTOR BUDAYA PERUSAHAAN
Abstrak: Penelitian
ini dirancang dengan
tujuan untuk mengetahui
pengaruh analisis factor budaya
perusahaan terhadap kinerja
karyawan PT. Asuransi
Wahana Tata serta
untuk mengetahui factor
apa yang paling
dominan terhadap kinerja. Sampel
yang digunakanyaitu 25
responden yang merupakan
sampel populasi dari
karyawan. Metodeyang digunakan
dalam penelitian ini menggunakan metode
non-probability sampling, dengan
menggunakan teknik samplingjenuh. Teknik dalam analisis
data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis
regresi linier gandadengan
bantuan progam SPSS versi20.0. Hasil pengujian
yang telah dilakukan diperoleh dengan menggunakan pengujian regresi linier
ganda bahwasannya terdapat
pengaruh yang signifikan
variabel budaya perusahaan
kinerja karyawan, yang dapat diperjelas
dengan nilai signifikansi sebesar 0,009. Nilai signifikan dari norma perusahaan
sebesar 0,719, signifikan dari
nilai-nilai dominan yang
dianut perusahaan sebesar
0,320, signifikan filosofi
perusahaan sebesar 0,323,
signifikan peraturan perusahaan sebesar
0,424 dan signifikan
iklim kerja perusahaan sebasar
0,278. Hal ini
menunjukkan bahwa tiap-tiap
variabel mempunyai pengaruh
yang sangat kecil
jika berdiri sendiri.
Namun jika dari
lima variabel yang
di ujikan secara
keseluruhan maka bisa mempengaruhi sangatsignifikan. Persentase
pengaruh tiap variabel
yaitu: norma perusahaan
5,9 %, nilai-nilai
dominan yang dianut perusahaan 18,4 %, filosofi perusahaan 5,9%, peraturan perusahaan
5,8 %, iklim kerja perusahaan 16,9%
dan total keseluruhan 52,9%.
Jadi 47,1% kinerja
dipengaruhi oleh faktor
lain. Jadi dari
hasil analisis, penelitian ini
dapat mengetahui pengaruh
analisis faktor budaya perusahaan terhadap
kinerja karyawan dan
dinyatakan terbukti. Dengan menggunakan lima
variabel untuk diujikan,
dua diantarnya lebih
dominan yaitu nilai-nilai dominan
yang dianut perusahaan dan iklim kerja perusahaan.
Penulis: Achmad Suryadi, Hamim
Rosyidi
Kode Jurnal: jppiodd130031