HUBUNGAN ANTARA KONTRAK PSIKOLOGIS DAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN DI PT. XYZ JAKARTA

Abstrak: Kepuasan Kerja didefinisikan sebagai perasaan positif tentang pekerjaan seseorang  yang merupakan  hasil  dari  sebuah  evaluasi  terhadap  karakteristik  pekerjaan  yang  meliputi  pekerjaan itu  sendiri,  upah,  peluang  promosi,  pengawasan,  rekan  kerja,  dan  lingkungan  kerja.  Kontrak psikologis  merupakan  hubungan  kewajiban  timbal  balik  antara  karyawan  dengan  perusahaan, dan  meliputi  relational,  transactional,  balanced,  dan  transitional.  Ketidakpuasan  karyawan umumnya  muncul  dalam  bentuk  keluhan  atas  perlakuan  organisasi,  antara  lain  keluhan  atas perlakuan  atasan terhadap bawahan  atau keluhan  atas fasilitas  yang disediakan oleh perusahaan dan  terutama  besaran  upah  yang  diberikan  perusahaan  tidak  memenuhi  harapan  dari  para karyawannya.  Di  lain  pihak,  karyawan  merasa  telah  memenuhi  setiap  kewajiban  yang  dituntut oleh  perusahaan.  Ketidakseimbangan  antara  harapan  dan  kewajiban  tersebut  dinilai  sebagai bentuk tidak terpenuhinya “kontrak” psikologis yang dibangun antara pihak karyawan dan pihak perusahaan.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  mencari  hubungan  antara  kontrak  psikologis  dan kepuasan kerja. Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan desain non-experimental dengan teknik  pengambilan  sampel  non-random  sampling,  yaitu  purposive  sampling.  Responden  yang terlibat berjumlah 154 orang dari 204 populasi  yang merupakan  karyawan di PT. XYZ Jakarta. Alat  ukur  yang  digunakan  yaitu  kuesioner  Kontrak  Psikologis  hasil  adaptasi  Psychological Contract  Scale  berdasarkan  teori  Rosseau,  dan  kuesioner  Kepuasan  Kerja  berdasarkan  teori Robbins. Kedua alat tes ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya, yaitu 0.893 untuk reliabilitas kuesioner Kontrak Psikologis dan 0.940 untuk kuesioner Kepuasan Kerja. Hasil penelitian diolah dengan  menggunakan  Pearson  Product  Moment  dan  menunjukkan  hasil  bahwa  terdapat hubungan positif antara kontrak psikologis dan kepuasan kerja.
Kata kunci: kontrak psikologis, kepuasaan kerja
Penulis: Ignatius Praditya Wisnu Sasongko dan Ratri Atmoko Benedictus
Kode Jurnal: jppiodd130030

Artikel Terkait :