KEDUDUKAN PT. PERTAMINA DALAM MELAKUKAN PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN MITRA USAHA SPBU

Abstrak: Perjanjian  yang  ditawarkan  oleh  pihak  Perseroan  Terbatas  Pertamina  kepada  calon mitra  usaha  Stasiun  Pengisian  Bahan  bakar  Umuma  adalah  dalam  bentuk  perjanjian  baku yang menyebabkan keadaan tidak seimbang karena calon mitra usaha tidak memiliki posisi tawar. Adapun permasalahan yang dihadapi yaitu: bagaimanakah bentuk-bentuk perjanjian yang  ditawarkan  oleh  Perseroan  Terbatas  Pertamina  pada  calon  mitra  usaha  Stasiun Pengisian  Bahan  bakar  Umum?  Dan  bagaimanakah  kedudukan  Perseroan  Terbatas Pertamina  dalam  pelaksanaan  perjanjian  kerjasama  dengan  calon  mitra  usaha  Stasiun Pengisian  Bahan  bakar  Umum?  Metode  penelitian  yang  dipergunakan  yaitu  penelitian yuridis normatif beranjak dari adanya kekosongan dalam norma/asas hukum. Hasil  dari  penelitian  yang  dilakukan  maka  dapat  diketahui  bahwa  bentuk  perjanjian kerjasama  yang  ditawarkan  Perseroan  Terbatas  Pertamina  yaitu  Stasiun  Pengisian  Bahan bakar  Umum  COCO  (Company  Owned  Company  Operated),  Stasiun  Pengisian  Bahan bakar  Umum  CODO  (Company  Owned  Dealer  Operated),  dan  Stasiun  Pengisian  Bahan bakar  Umum  DODO  (Dealer  Owned  And  Dealer  Operated).  Kedudukan  Perseroan Terbatas Pertamina dalam perjanjian kerjasama pengelolaan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum  yaitu  berkedudukan  sebagai  Badan  Usaha  Milik  Negara,  yang  bertindak  selaku badan  hukum  privat  dan  wajib  menjalankan  prinsip  good  corporate  governance  atau  tata kelola perusahaan yang baik.
Kata  kunci:  PT.  Pertamina,  Stasiun  Pengisian  Bahan  Bakar  Umum,  Perjanjian Kerjasama, Mitra Usaha
Penulis: Anom Basudewa Amijaya, A.A Gede Oka Parwata
Kode Jurnal: jphukumdd140337

Artikel Terkait :