IMPLEMENTASI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TAI (TEAM ACCELERATED INSTRUCTION) DALAM PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X AK 4 SMK YPKK 2 SLEMAN TAHUN AJARAN 2012/2013
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
Aktivitas dan Hasil Belajar Akuntansi pada kompetensi dasar menyusun laporan
keuangan perusahaan jasa melalui implementasi Model Cooperative Learning Tipe
Team Accelerated Instruction (TAI)pada siswa kelas X AK 4 Program Keahlian
Akuntansi SMK YPKK 2 Sleman tahun ajaran 2012/2013.
Jenis penelitian ini yaitu Penelitian
Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat
rencana tindakan yaitu: perencanaan (plan), tindakan (action), pengamatan
(observation), refleksi (reflection). Subjek penelitian kelas X AK 4 Program
Keahlian Akuntansi SMK YPKK 2 Sleman tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 29
siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
observasi, catatan lapangan, angket dan tes hasil belajar, sedangkan instrumen
penelitian yang digunakan adalah lembar observasi Aktivitas Belajar, catatan
lapangan, angket dan lembar tes. Analisis data yang digunakan antara lain
analisis data kualitatif, yang terdiri dari pengumpulan informasi, penyajian
data, dan penyimpulan, serta analisis data deskriptif yang terdiri dari
penilaian Aktivitas dan Hasil Belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi model Cooperative Learning tipe TAI dapat meningkatkan hasil
belajar siswa, Hal ini ditunjukan pada rata-rata nilai pre test dan post test
siklus I mengalami peningkatan sebesar 16.55 atau dari 69.31 menjadi 85.86.
Sementara itu pada rata-rata nilai pre test siklus II sebesar 73.72 dan pada
post test siklus II sebesar 92.41 atau meningkat sebesar 18.69. Sementara itu
pada ketuntasan belajar klasikal pada siklus I terdapat 21 dari 29 atau 72.41%
yang telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM), pada siklus II meningkat
sejumlah 89.65% siswa telah mencapai KKM. Model Cooperative Learning tipe TAI
juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, persentase aktivitas belajar
siswa dari siklus I sebesar 55%, meningkat menjadi 78.2% pada siklus II. Hasil
respon siswa terhadap implementasi model Cooperative Learning tipe TAI untuk
meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa juga mendapat respon positif hal
ini dibuktikan dari hasil distribusi angket
sebesar 80.92%.
Penulis: IKA BUDIARTI
Kode Jurnal: jpakuntansidd130441