Hubungan Konsep Diri Akademik dengan Motivasi Berprestasi pada Remaja Awal yang Tinggal di Panti Asuhan di Denpasar
Abstrak: Remaja awal adalah
masa pembentukan konsep diri. Konsep diri merupakan sekumpulan keyakinan dan
perasaan yang dimiliki individu tentang
mereka sendiri, meliputi
karakteristik fisik, sosial,
emosional, aspirasi dan
prestasi (Hurlock,1999). Terkait dengan kebutuhan akan prestasi, remaja
perlu mengembangkan konsep diri khususnya konsep diri akademik sebagai bekal
dalam menghadapi persaingan di dunia kerja kelak. Konsep diri bukan merupakan
faktor bawaan sejak lahir,
melainkan faktor yang dipelajari dan
dibentuk berdasarkan pengalaman
individu dalam berhubungan dengan
orang lain. Begitu pula dengan konsep diri akademik. Ketika seseorang tinggal
pada situasi yang berbeda pada umumnya seperti di panti asuhan, maka hal
tersebut dapat mempengaruhi remaja awal dalam membentuk konsep dirinya yang
pada akhirnya dapat mempengaruhi keinginan mereka untuk berprestasi.
Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti ingin melihat apakah ada hubungan
antara konsep diri akademik dengan motivasi berprestasi pada remaja awal yang
tinggal di panti asuhan.
Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kuantitatif
dengan metode analisis
korelasi product moment
yang melibatkan 120 remaja
awal panti asuhan
sebagai subjek yang
diperoleh dengan menggunakan
teknik pengambilan sampel simple
random sampling.
Hasil yang diperoleh
adalah ada hubungan
yang positif dan
signifikan antara konsep
diri akademik dengan
motivasi berprestasi pada remaja awal yang tinggal di panti asuhan di
Denpasar, yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi (r) antara variabel
konsep diri dan
motivasi berprestasi adalah
0,588 dengan nilai
p 0.000 (p<
0,05) yang berarti
bahwa variabel konsep diri
akademik dan variabel
motivasi berprestasi saling
berkorelasi secara signifikan
dan positif dan berada pada intensitas sedang.
Penulis: Komang Diah Laxmy
Prabadewi dan Putu Nugrahaeni Widiasavitri
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan140005