Hubungan Antara Tindakan Bullying dengan Prestasi Belajar Anak Korban Bullying pada Tingkat Sekolah Dasar

Abstrak: Tindak kekerasan di sekolah semakin marak terjadi dewasa ini dilihat dari semakin banyaknya pemberitaan tentang tindak kekerasan tersebut di media cetak maupun di layar televisi. Salah satu contoh tindak kekerasan yang terjadi di sekolah adalah bullying. Korban bullying memiliki penyesuaian sosial yang buruk sehingga membuat korban merasa takut  ke  sekolah  bahkan  tidak  mau  sekolah,  menarik  diri  dari  pergaulan,  sehingga  nantinya  akan  berdampak  pada prestasi belajar korban bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tindakan bullying dengan prestasi belajar.
Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kuantitatif  yang  berlokasi  di  Kabupaten  Badung,  Kabupaten  Gianyar  dan  Kota Denpasar. Jumlah  sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  berjumlah  176  orang  dengan  kriteria  inklusi  yaitu merupakan anak Sekolah Dasar yang sedang duduk di kelas 4. 5 dan 6, dan merupakan anak korban bullying. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah satu kuisioner  yang  mengukur  tindakan  bullying yang  dialami  oleh  korban  bullying  (validitas  0.204  sampai  0.646  dan reliabilitas 0.926) dan nilai rapor semester ganjil yang diperoleh oleh korban bullying. 
Metode  analisis  data  yang  digunakan  adalah  analisis  regresi  linier  sederhana.  Berdasarkan  hasil  analisis  statistik diperoleh hasil r = -0.779 dan P = 0.000 (P lebih kecil dari 0.05)  yang artinya ada hubungan negatif antara tindakan bullying    dengan  prestasi  belajar  anak  korban  bullying  pada  tingkat  Sekolah  Dasar.  Anak  korban  bullying  akan mengalami  kesulitan  dalam  bergaul,  merasa  takut  datang  ke  sekolah  sehingga  absensi  mereka  tinggi  dan  tertinggal pelajaran, dan mengalami kesulitan berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran sehingga akan berdampak pada prestasi belajarnya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bentuk tindakan bullying  yang dialami oleh korban laki-laki dan perempuan.
Kata kunci: tindakan bullying, prestasi belajar, anak sekolah dasar
Penulis: Ida Ayu Surya Dwipayanti dan Komang Rahayu Indrawati
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan140004

Artikel Terkait :