Hubungan antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Keterampilan Manajemen Konflik Pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS

ABSTRAK: Banyaknya  konflik  yang  berujung  pada  kekerasan  menunjukkan  kurangnya  keterampilan  manajemen konflik.  Tingkat  religiusitas  dan  dukungan  sosial  yang  memadai  diperlukan  untuk  membangun  keterampilan manajemen  konflik. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui:  1.  hubungan  antara religiusitas dan dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik, 2. hubungan antara religiusitas dengan keterampilan manajemen konflik, dan 3. hubungan antara dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS.
Populasi  penelitian  adalah  pengurus  Persekutuan  Mahasiswa  Kristen  UNS  period e  2012-2013,  dengan sampel penelitian sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota incidental sampling. Alat  ukur  dalam  penelitian  ini  menggunakan  tiga  skala,  yaitu  skala keterampilan  manajemen  konflik  (validitas  = 0,210-0,648; reliabilitas = 0,761), skala religiusitas (validitas = 0,222-0,769; reliabilitas = 0,845), dan skala dukungan sosial (validitas = 0,282-0,738; reliabilitas = 0,868).
Analisis statistik menggunakan regresi linear berganda, dengan Fhitung= 14,556 > Ftabel= 3,090 dan p =0,00 < p=  0,05,  R=0,480. Hal  ini  menunjukkan  bahwa  ada  hubungan  yang  signifikan  antara  religiusitas  dan  dukungan sosial  dengan  keterampilan  manajemen  konflik  pengurus  Persekutuan  Mahasiswa  Kristen  UNS.  Secara  parsial, terdapat  hubungan  antara  religiusitas  dengan  keterampilan  manajemen  konflik  dengan  thitung =  3,720  >  ttabel = 1,985,  dan  rx1y =  0,353  serta  terdapat  hubungan  antara  dukungan  sosial  dengan  keterampilan  manajemen  konflik dengan  thitung =  2,267  >  ttabel =  1,985,  dan  rx2y =  0,224.  Kesimpulannya  yaitu:  1.  terdapat  hubungan  positif  antara religiusitas  dan  dukungan  sosial  dengan  keterampilan  manajemen  konflik,  2.  terdapat  hubungan  positif  antara religiusitas  dengan  keterampilan  manajemen  konflik,  dan  3.  terdapat  hubungan  positif  antara  dukunga n  social dengan  keterampilan  manajemen  konflik. Variabel  religiusitas  memberikan  sumbangan  efektif  sebesar  15,51% terhadap  keterampilan  manajemen  konflik.  Adapun  variabel  dukungan  sosial  memberikan  sumbangan  terhadap keterampilan  manajemen  konflik  sebesar 7,54%  dan  76,95%  dijelaskan  oleh  variabel-variabel  lain  seperti  budaya, kepribadian dan jenis kelamin.
Kata kunci: religiusitas, dukungan sosial, keterampilan manajemen konflik, mahasiswa
Penulis: Vina Ardelia, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta
Kode Jurnal: jppiodd130036

Artikel Terkait :