Hubungan antara Motivasi Intrinsik dan Locus of Control Internal dengan Komitmen Organisasi pada Karyawan P.T. Air Mancur Karanganyar

ABSTRAK: Komitmen  organisasi  yang  dimiliki  karyawan  merupakan  salah  satu  hal  yang  ikut  menentukan  suatu  organisasi berhasil atau tidakdalam mencapai tujuannya, karena karyawan yang berkomitmen terhadap organisasi biasanya menunjukkan  sikap  kerja  yang  penuh  perhatian  terhadap  tugasnya,  bertanggung  jawab  atas  tugasnya,  serta sangat  loyal  terhadap  perusahaan.  Motivasi  intrinsik  dibutuhkan  untuk  mendorong  karyawan  melakukan pekerjaan  secara  tulus  dengan  tujuan  memperoleh  kepuasan  dalam  bekerja  tanpa  memperhatikan rewardyang diperoleh.Locus  of  control internal  dibutuhkan  untuk  mendorong  karyawan  meyakini  bahwa  kemampuan  dan usaha sendiri mempengaruhi hasil yang diperoleh. Rendahnya tingkat komitmen organisasi karyawan yang marak saat  ini  diduga  berhubungan  dengan  kurangnya  motivasi  intrinsik  dan locus  of  control internal  dalam  diri karyawan. Penelitian  ini  adalah  penelitian  kuantitatif  korelasional  yang  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan antara motivasi intrinsik dan locus of control internal dengan komitmen organisasi. Populasi  penelitian  ini  adalah  karyawan  P.T.  Air  Mancur  Karanganyar  sejumlah  732  karyawan. Sampling yang digunakan  yakni disproportionate  stratified  random  sampling.  Sampel  penelitian  berjumlah  88  karyawan  P.T.  Air Mancur  Karanganyar.  Instrumen  yang  digunakan  adalah  Skala  Komitmen  Organisasi  (reliabilitas 0,653),  Skala Motivasi Intrinsik (reliabilitas 0,918), dan Skala Locus of Control Internal (reliabilitas0,825). Analisis  data  menggunakan  teknik  analisis  regresi linier berganda, dengan  nilai Fhitung58,923>Ftabel=  3,104serta  R sebesar0,762, berarti terdapat hubunganantara motivasi  intrinsik  dan locus  of  control internal  dengan  komitmen organisasi.Secara  parsial,  terdapat  hubungan  antara  motivasi  intrinsik  dengan  komitmen  organisasi  dengan sebesar  0,425,  dan  signifikansi  0,000  (p<0,05);  serta  terdapat  hubungan  antara locus  of  control internal  dengan komitmen organisasi dengan sebesar 0,396, dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Kesimpulannya yaitu (1) semakin tinggi  motivasi  intrinsik  dan  semakin  tinggi locus  of  control internal,  maka  tingkat  komitmen  organisasi  juga semakin  tinggi.  (2)  semakin  tinggi  motivasi  intrinsik,  maka  komitmen  organisasi  yang  dimiliki  semakin  tinggi.  (3) semakin tinggi locus of control internal, maka komitmen organisasi yang dimiliki semakin tinggi.
Kata kunci: komitmen organisasi, motivasi intrinsik, locus of control internal
Penulis: Yoshinta Enggar Sutra, Hardjono, Aditya Nanda Priyatama
Kode Jurnal: jppiodd130035

Artikel Terkait :