Hubungan antara Penyesuaian Diri dengan Depresi pada Pensiunan Pegawai di Desa Sidoarum Kecamatan Godean Kabupaten Sleman
ABSTRAK: Individu yang telah
memasuki masa pensiun
akan dihadapkan pada
berbagai perubahan yang terjadi dalam hidupnya.
Berbagai reaksi setelah
individu memasuki masa
pensiun tergantung pada
penyesuaian diri masing-masing individu.
Penyesuaian diri yang
baik dapat menghindari
atau mengurangi terjadinya
depresi, sebaliknya apabila penyesuaian dirinya buruk dapat meningkatkan
terjadinya depresi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui
Hubungan antara Penyesuaian
Diri dengan Depresi
pada Pensiunan Pegawai
di Desa Sidoarum, Kecamatan
Godean, Kabupaten Sleman.
Populasi dalam penelitian ini adalah pensiunan PNS dan BUMN/BUMD dengan
kisaran lama pensiun 0-6 tahun, pendidikan
minimal SMA dan
pensiun secara normal,
yang tinggal di
wilayah Desa Sidoarum, Kecamatan Godean,
kabupaten Sleman. Teknik
pengambilan sampel yang
digunakan adalah Purposive Sampling,
dan jumlah sampel
yang diperoleh sebanyak 85
pensiunan. Pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan skala depresi dan skala penyesuaian diri. Teknik analisis
yang digunakan adalah analisis korelasi product moment.
Berdasarkan hasil analisis
tersebut, diperoleh nilai
koefisien korelasi (r)
sebesar -0,885 dengan taraf signifikansi
sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan ada hubungan negatif dan sangat signifikan
antara penyesuaian diri dengan
depresi pada pensiunan pegawai. Artinya
semakin tinggi penyesuaian
diri, maka akan
semakin rendah depresi pada
pensiunan pegawai, begitu
juga sebaliknya. Peran
penyesuaian diri dengan
depresi pada pensiunan pegawai
dalam penelitian ini ditunjukkan dengan nilai R² sebesar 78,4%.
Penulis: Hanggari Deasy Rufaida,
Suci Murti Karini, Nugraha Arif Karyanta
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130028