Hubungan antara Motivasi Belajar dan Keyakinan Diri dengan Kematangan Karir pada Siswa SMK Muhammadiyah 2 Andong Boyolali

ABSTRAK: Remaja  merupakan  masa  transisi  dari  anak-anak  menjadi  dewasa.  Remaja  dalam  pertumbuhannya menjadi  dewasa memiliki  beberapa  tugas  perkembangan  yang  harus  diselesaikan  dengan  baik diantaranya  yaitu memilih  dan  mempersiapkan  karir  atau  pekerjaan.  Remaja  dalam  memilih  dan menentukan  karirnya  di  masa  depan  diperlukan  suatu  kematangan  karir  dalam  dirinya.  Motivasi belajar  dan  keyakinan  diri  merupakan  hal-hal  yang diduga terkait  dengan  kematangan  karir  remaja. Tujuan  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui: (1) Hubungan  positif  antara  motivasi  belajar  dengan kematangan  karir  pada  siswa  SMK  Muhammadiyah  2  Andong  Boyolali; (2) Hubungan  positif  antara keyakinan  diri  dengan  kematangan  karir  pada  siswa  SMK  Muhammadiyah  2  Andong  Boyolali; (3) Hubungan  positif  antara  motivasi  belajar  dan  keyakinan  diri  dengan  kematangan  karir  pada  siswa SMK Muhammadiyah 2 Andong Boyolali.
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  XI  SMK  Muhammadiyah  2  Andong  yang  terdiri  dari sembilan  kelas.  Sampling  menggunakan cluster  random  sampling,  sehingga  dari  sembilan  kelas didapatkan  empat  kelas  untuk  sampel  penelitian.  Alat  pengumpul  data  yang digunakan  dalam penelitian ini adalah Skala Kematangan Karir, Skala Motivasi Belajar, dan Skala Keyakinan Diri. Teknik analisis  data  yang  digunakan  untuk  menguji  hipotesis  pertama  dan  kedua  adalah  analisis  korelasi parsial, dan selanjutnya untuk menguji hipotesis ketiga menggunakan analisis regresi ganda. Secara  parsial  hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  ada  hubungan  positif  yang  signifikan  antara motivasi  belajar  dengan  kematangan  karir  pada  siswa  SMK  Muhammadiyah  2  Andong  Boyolali dengan  koefisien  korelasi  (rx1y)  sebesar  0,279,  p<0,05;  serta  tidak  ada  hubungan  yang  signifikan antara  keyakinan  diri  dengan  kematangan  karir pada  siswa SMK  Muhammadiyah  2  Andong  Boyolali yang  ditunjukkan  dengan  koefisien  korelasi  (rx2y)  sebesar  0,115,  p>0,05.  Berdasarkan  hasil analisis regresi  ganda  diperoleh  nilai  koefisien  korelasi  (R)  sebesar  0,538,  p<0,05  dan  Fhitung 23.587  >  Ftabel 3,07. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dan  keyakinan  diri  dengan  kematangan  karir pada  siswa  SMK  Muhammadiyah  2  Andong  Boyolali. Nilai  R2 dalam  penelitian  ini  sebesar  0,289  atau  28,9% yang  artinya masih  terdapat  71,1%  variabel  lain yang mempengaruhi kematangan karir.
Kata kunci: motivasi belajar, keyakinan diri, kematangan karir
Penulis: Sandi Prasetyaning Tyas, Sri Wiyanti, Nugraha Arif Karyanta
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan120021

Artikel Terkait :