Hubungan antara Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Berprestasi dengan Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar

ABSTRAK: Guru  merupakan  komponen  yang  penting  dalam  proses  belajar  mengajar, karena  mutu  hasil  pendidikan sangat  tergantung  dari  kemampuan  kerja  guru  dalam  melaksanakan  proses  pembelajaran. Upaya  untuk meningkatkan  kinerja guru dapat  dilakukan  dengan menjalin  komunikasi  interpersonal  yang  baik  antara  guru dengan seluruh komponen sekolah dan meningkatkan motivasi berprestasi yang dimiliki guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan kinerja guru, hubungan  antara  motivasi  berprestasi  dengan  kinerja guru,  dan  hubungan antara  komunikasi  interpersonal  dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar.
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah guru  kelas  di  Sekolah  Dasar  Negeri  Kecamatan  Colomadu  Kabupaten Karanganyar  yang  berjumlah  23  sekolah. Sampling  menggunakan purposive cluster  random  sampling, sehingga diperoleh 10 sekolah yang terdiri dari 48 guru yang memenuhi syarat sebagai sampel. Alat pengumpul data dalam penelitian  ini  adalah  skala kinerja  guru,  skala komunikasi  interpersonal, dan skala motivasi  berprestasi.  Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda, dan selanjutnya digunakan analisis korelasi parsial.
Secara  parsial, hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  ada  hubungan positif  yang  signifikan  antara komunikasi  interpersonal  dengan  kinerja  guru dengan  koefisien  korelasi  (rx1y)  sebesar  0,452,  p<0,05,  dan  tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kinerja guru yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi (rx2y) sebesar 0,167, p>0,05. Berdasarkan hasil analisis regresi ganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar  0,773,  p<0,05  dan  F  Hitung  33.409  >  F  Tabel  3,204.  Hasil  tersebut  menunjukkan  bahwa  ada  hubungan positif yang signifikan antara komunikasi interpersonal dan motivasi berprestasi dengan kinerja guru. Nilai  R2 dalam  penelitian  ini  sebesar  0,598 atau 59,8%,  terdiri  atas  sumbangan  efektif komunikasi interpersonal terhadap kinerja guru sebesar 45,75% dan sumbangan efektif motivasi  berprestasi terhadap kinerja guru sebesar 14,05%. Ini berarti masih terdapat 40,2% variabel lain yang turut mempengaruhi kinerja guru.
Kata Kunci: komunikasi interpersonal, motivasi berprestasi, kinerja guru
Penulis: Yashinta Ayu Wardhani, Sri Wiyanti, Tuti Hardjajani
Kode Jurnal: jppiodd120023

Artikel Terkait :