HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN OPTIMISME DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA PADA REMAJA PENYANDANG CACAT TUBUH DI BBRSBD PROF. DR. SOEHARSO SURAKARTA
ABSTRAK: Masa remaja
merupakan masa pengambilan
keputusan. Optimisme sangat
diperlukan oleh remaja penyandang cacat
tubuh untuk memutuskan
masa depannya termasuk
dalam berwirausaha. Dukungan
social dan adversity intelligence diperlukan agar remaja penyandang
cacat memiliki sikap optimisme dalam pengambilan keputusan berwirausaha.
Penelitian ini bertujuan
untuk (1) mengetahui
hubungan antara dukungan
sosial dan adversity intelligence dengan optimisme
dalam pengambilan keputusan
berwirausaha, (2) hubungan
antara dukungan sosial dengan
optimisme dalam pengambilan
keputusan berwirausaha, serta
(3) hubungan antara adversity intelligence dengan optimisme
dalam pengambilan keputusan
berwirausaha pada Remaja
Penyandang Cacat Tubuh di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta.
Populasi pada penelitian
ini adalah remaja
penyandang cacat tubuh
di BBRSBD Prof
DR. Soeharso Surakarta. Teknik sampling yang
digunakan yakni purposive quota
sampling, dengan
karakteristik sampel yaituyang berusia 17 s/d 21 tahun, sudah selesai mengikuti
pelatihan keterampilan dan pelatihan kewirausahaan serta memiliki minat
berwirausaha. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 30 orang. Pengumpulan
data dilakukan dengan skala dukungan
sosial, skala adversity intelligence,
dan skala optimisme
dalam pengambilan keputusan berwirausaha.
Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan
nilai F-hitung 24,734 > F tabel 3,354 dan R
0,804 berarti ada
hubungan antara dukungan sosial
dan adversity intelligence
dengan optimisme dalam pengambilan keputusan
berwirausaha. Secara parsial,
ada hubungan antara
dukungan sosial dengan
optimism dalam pengambilan keputusan
berwirausaha dengan t
hitung 2,335 > t
tabel 2,052 dan r 0,410,
serta ada hubungan antara adversity intelligence dengan optimisme dalam
pengambilan keputusan berwirausaha dengan t hitung 2,121 > t tabel 2,052 dan
r 0,378. Kesimpulannya yaitu (1) semakin tinggi dukungan sosial dan dan semakintinggi
adversity intelligence maka semakin tinggi pula optimisme dalam pengambilan
keputusan berwirausaha (2) semakin
tinggi dukungan sosial,
maka semakin tinggi
pula optimisme dalam
pengambilan keputusan berwirausaha (3) semakin
tinggi adversity
intelligence, maka semakin
tinggi optimisme dalam
pengambilan keputusan berwirausaha.
Penulis: Ayunani Mustika, Sri
Wiyanti, Salmah Lilik
Kode Jurnal: jppiodd140007