GAMBARAN RESILIENSI PERANTAU MINANGKABAU YANG BERWIRAUSAHA DI MEDAN

ABSTRAK: Tujuan  penelitian  ini  adalah  mendapatkan  gambaran  resiliensi  perantau  dari  suku  Minangkabau  yang berwirausaha  di  Kota  Medan.  Suku  Minangkabau  sebagai  salah  satu  suku  di  Indonesia  memiliki  budaya merantau. Sebagian besar dilakukan saat merantau ialah berwirausaha. Saat merantau dan berwirausaha akan menghadapi  beberapa  kesulitan.  Dalam  berwirausaha  dan  merantau  butuh  adanya  kemampuan  resiliensi. Penelitian ini melibatkan 296 wirausahawan perantau Minangkabau yang bertempat tinggal di Medan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini ialah  adaptasi dari Resiliency Quotient Test (RQ test ) oleh Reivich dan Shatte (2002). Hasil penelitian  menunjukkan  mayoritas perantau Minangkabau  yang berwirausaha  memiliki resiliensi  yang  tergolong  tinggi.  Tidak  ada  perantau  Minangkabau  yang  berwirausaha  memiliki  resiliensi yang tergolong rendah. 
Kata-kata kunci: Resiliensi, Minangkabau, merantau, wirausaha
Penulis: Mutia Maulidya dan Rika Eliana
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130064

Artikel Terkait :