SURVAI DASAR GIZI DAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA WORLD VISION INDONESIA DAN WAHANA VISI INDONESIA DI KABUPATEN MERAUKE

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menilai besaran masalah gizi dan kesehatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinyamdi wilayah kerja World Vision Indonesia dan Wahana Visi Indonesia di Merauke. Sebanyak 30 posyandu dipilih acak sebagai unit klaster. Pengumpulan data dilakukan pada ibu balita (n=542) di unit klaster terpilih. Hasil penelitian menunjukkan estimasi prevalensi balita dengan berat badan kurang, pendek, kurus, serta menderita anemia berturut-turut adalah 11.7%, 21.0%, 7.5% dan 73.7%. Masalah ini diasumsikan terkait dengan beberapa faktor seperti: pendapatan keluarga, tingkat literasi pengasuh, pengetahuan dan praktik pengasuh yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan, serta implementasi program gizi dan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kasus kurang gizi masih tergolong permasalahan kesehatan masyarakat. Sebagai rekomendasi, disarankan untuk menjalankan dua strategi secara paralel yaitu 1) dengan mengoptimalkan program-program yang sudah berjalan seperti pemantauan status gizi di posyandu, program suplementasi vitamin A, pencegahan dan pengendalian penyakit, dan promosi pemberian ASI dan MP ASI dengan didahului oleh review sistem kesehatan agar diketahui komponen sistem yang mana yang perlu penguatan, 2) melalui kerjasama lintas sektor dan melibatkan partisipasi masyarakat bersama-sama dengan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan iliterasi yang menjadi akar permasalahan kasus kurang gizi.
Kata kunci: masalah gizi, balita, anemia, kualitas pelayanan kesehatan, Merauke
Penulis: Lindawati Wibowo, Otte Santika, Markus Puthut Harmiko
Kode Jurnal: jpkesmasdd120298

Artikel Terkait :