DETERMINAN GIZI KURANG DAN STUNTING ANAK UMUR 0 – 36 BULAN BERDASARKAN DATA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) 2007

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor determinan kejadian status gizi kurang (underweight) dan pendek (stunting) pada batita (anak umur 0 – 36 bulan) yang berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan/PKH. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berasal dari survai PKH tahun 2007 yang dilaksanakan di enam propinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur) di Indonesia. Jumlah contoh dalam penelitian adalah sebanyak 9221 anak usia 0 – 36 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor protektif terhadap kejadian gizi kurang (underweight) pada anak usia 0 – 36 bulan adalah anak dengan jenis kelamin perempuan (OR = 0.75; CI 95%: 068-083), keluarga yang mendapatkan BLT (OR = 0.80; CI 95%: 0.70-0.91) dan yang mendapatkan Raskin (OR = 0.74; CI 95%:0.63-0.88). Faktor protektif untuk kejadian pendek dan sangat pendek (stunting) pada anak umur 0 – 36 bulan adalah jenis kelamin perempuan (OR = 0.75; CI 95%: 0.69-0.81), keluarga mendapatkan BLT (OR = 0.86; CI 95%: 0.77-0.95), dan mendapatkan Raskin (OR = 0.85; CI 95%: 0.75 -0.96).
Kata kunci: Program Keluarga Harapan, gizi kurang, pendek, anak umur 0 - 36 bulan, faktor protektif
Penulis: Muhammad Aries, Hardinsyah, Hendratno Tuhiman
Kode Jurnal: jpkesmasdd120299

Artikel Terkait :