Perbedaan Profil Lipid Pada Peserta Senam Jantung Sehat
ABSTRAK: Olahraga atau
aktifitas fisik yang
teratur mempunyai peran
dalam mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Senam
jantung sehat merupakan salah satu senam aerobik yang mempunyai susunan lengkap, dalam
artian format pemanasan,
latihan, dan pendinginan
dalam satu paket.
Olahraga yang memberikan hasil
terbaik adalah olahraga yang dilakukan paling sedikit 3 kali perminggu.
Tujuan penelitian. Penelitian
ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan profil
lipid darah pada
latihan fisik terprogram yang
dilakukan tiga kali seminggu dan satu kali seminggu pada peserta Klub Jantung
Sehat dengan memperhitungkan
beberapa faktor kovariat,
yaitu jenis kelamin,
asupan lemak dan
energi, aktifitas fisik
lain, BMI, gaya hidup, asupan kalsium, asupan serat, kepatuhan
olahraga.
Metode. Penelitian ini adalah penelitian observasional. Populasi
terjangkau dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Klub
Jantung Sehat yang
berumur >40 tahun
di Semarang. Sedangkan
populasi targetnya adalah anggota Klub
Jantung Sehat Mugas,
Paraga Wonodri dan
Perumahan Kini Jaya
Semarang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Consecutive
Sampling dan analisa data dilakukan dengan Uji beda t. Untuk mengetahui perbedaan
profil lipid pada kedua kelompok dengan memasukkan berbagai variabel kovariat,
digunakan analisis GLM (General Linear Multivariat) dengan program pengolah
data.
Hasil : Rerata asupan energi (ρ=0,74), protein (ρ=0,06), lemak (ρ=0,43),
kalsium (ρ=0,39), serat (ρ=0,09) dan kolesterol (ρ=024) pada kedua kelompok
tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Selain itu, tidak didapatkan pula perbedaan
yang bermakna terhadap
kadar kolesterol total
(ρ=0,54), HDL (ρ=0,05),
LDL (ρ=0,32) dan trigliserida (ρ=0,77) pada kedua kelompok
peserta senam jantung sehat.
Simpulan: Kadar profil
lipid pada kelompok
yang melakukan latihan
senam jantung sehat
3x seminggu tidak berbeda jika dibandingkan dengan
kelompok yang melakukan latihan senam jantung sehat Ix seminggu dengan memperhatikan
beberapa faktor yang mempengaruhi.
Penulis: Etisa Adi Murbawani,
Darmono SS, Hertanto Wahyu Subagyo
Kode Jurnal: jpkesmasdd120248