Perbaikan dan Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Mutu pada Industri Pengolahan Tahu (Studi Kasus di UD. Cinta Sari, DIY)
ABSTRAK: Sistem manajemen
mutu (SMM) industri
pengolahan tahu melibatkan
penataan pengelolaan perusahaan, baik
yang menyangkut pengadaan
bahan baku, operasionalisasi teknologi,
penyesuaian kompetensi
personil, dan dokumentasi
proses. Penerapan SMM
ini dilakukan pada
industri pengolahan tahu UD Cinta
Sari melalui metode survey. Keefektifan pelaksanaan SMM dilakukan studi
terhadap mutu produk yang meliputi
kadar protein, kadar
air, kadar abu,
dan kekenyalan pra
SMM dan pasca
SMM. Dasar dari
proses terbaik yang
diterapkan pada pasca
SMM melalui uji
coba pengolahan tahu menggunakan kedelai
local dengan dua
faktor yaitu wadah
(bak semen dan
tangki stainless steel)
dan waktu perebusan (10,
15, dan 20
menit). Rancangan yang
digunakan adalah rancangan
acak lengkap dan metode
factorial. Perbaikan yang
dilakukan pada SMM
adalah perebusan tahu
dengan tangki stainless steel
dengan waktu rebus
15 menit menunjukan
kesukaan panelis paling
tinggi. Dari analisis statistic ANOVA
satu arah, didapatkan
hasil parameter mutu
tahu pra SMM
berbeda nyata pada
taraf kepercayaan 95% yang
berarti mutu tahu
pra SMM sangat
fluktuatif atau tidak
konsisten sedangkan parameter mutu
tahu pasca SMM
tidak berbeda nyata
95% yang berarti
mutu produk lebih
konsisten. Dari uji T didapatkan hasil bahwa penerapan SMM pada pasca
SMM berpengaruh signifikan pada kadar protein, kadar abu, dan kekenyalan,
tetapi kurang berpengaruh pada kadar air. Dari bagan kendali mutu 3 sigma
diperoleh hasil parameter mutu pra
SMM cenderung fluktuatif
dan terdapat beberapa titik
yang diluar batas kendali
3-sigma, sedangkan parameter
mutu pasca SMM
cenderung lebih terkendali
dan seragam.
Penulis: Sapta Raharja, S.
Joni Munarso, Dian Puspitasari
Kode Jurnal: jpmanajemendd120500
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<