PENGARUH PENAMBAHAN ZAT PENGATUR TUMBUH 2,4-D DAN KINETIN PADA MEDIA NEW PHALAENOPSIS (NP) TERHADAP KANDUNGAN STEVIOSIDA DALAM KALUS DAUN Stevia rebaudiana Bertonii M

ABSTRAK: Stevia rebaudiana Bertonii M. merupakan salah satu jenis tanaman obat di Indonesia, termasuk dalam familia Compositae. Steviosida adalah salah satu kandungan kimia pada tanaman stevia yang secara efektif mengatur gula darah pada penderita diabetes dan hipoglikemia, menurunkan tekanan darah tinggi, menghambat pertumbuhan dan  reproduksi bakteri mulut, memperbaiki masalah gusi berdarah. Ekstrak stevia memiliki efek terapeutik terhadap jerawat, seborrhea, penyakit kulit dan eksim tanpa menimbulkan jaringan parut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan zat pengatur tumbuh 2,4-D dan kinetin yang mampu menginduksi kalus daun stevia pada medium  NP dan mengetahui kadar steviosida yang terkandung di dalam kalus secara TLC densitometri. Percobaan dilakukan dengan kultur jaringan tanaman menggunakan medium New Phalaenopsis (NP) dengan penambahan zat pengatur tumbuh 2,4-D 0,25 ppm dan kinetin 0,75 ppm. Evaluasi kalus dilakukan terhadap prosentase keberhasilan eksplan membentuk kalus, waktu induksi dan rata-rata berat kalus. Analisa steviosida dalam kalus dilakukan secara kualitatif dengan kromatografi lapis tipis serta analisa kuantitatif secara TLC densitometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi penambahan zat pengatur tumbuh 2,4-D dan kinetin yang dapat merangsang pembentukan kalus daun stevia adalah 2,4-D 0,25 ppm dan kinetin 0,75 ppm. Kadar steviosida yang terkandung dalam kalus daun stevia secara TLC densitometri sebesar 2,02 %. 
Kata kunci: steviosida, daun stevia, New Phalaenopsis (NP), 2,4-D dan kinetin
Penulis: Kartinah Wiryosoendjoyo, Agestyna Suktiningrum, Dewi Sulistyawati
Kode Jurnal: jpkesmasdd110014

Artikel Terkait :