KONSEP DIRI, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN, DISIPLIN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI KEJAKSAAN TINGGI SULAWESI UTARA
ABSTRACT: Organisasi
membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja secara optimal dalam
mencapai tujuan. Kejaksaan Tinggi Sulut selalu berusaha untuk menciptakan
sumber daya manusia yang mampu bekerja optimal dengan meningkatkan prestasi
kerja mereka. Konsep diri merupakan pandangan individu yang bisa diberikan
orang lain pada diri individu. Pendidikan dan pelatihan (diklat) merupakan
kegiatan untuk memperbaiki gaya bekerja dari seorang pegawai. Disiplin kerja
adalah kesadaran dan kesediaan pegawai menaati semua peraturan yang berlaku.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsep diri, pendidikan
dan pelatihan (diklat), disiplin kerja kerja terhadap prestasi kerja pegawai
pada Kejaksaan Tinggi Sulut. Populasi dalam penelitian ini 83 pegawai, dan
sampel seluruh pegawai Kejaksaan Tinggi Sulut berjumlah 83 pegawai. Hasil
penelitian menunjukkan konsep diri, pendidikan dan pelatihan (diklat), disiplin
kerja secara simultan dan parsial memiliki pengaruh terhadap prestasi kerja
pegawai Kejaksaan Tinggi Sulut. Pimpinan di Kejaksaan Tinggi Sulut sebaiknya
memperhatikan aspek mengenai konsep diri
dan disiplin kerja, terutama untuk meningkatkan prestasi kerja pegawai.
Penulis: Adhytia G. Tua,
Bernhard Tewal, Merlyn Karuntu
Kode Jurnal: jpmanajemendd140344