Kelayakan Usaha Budi Daya Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii dengan Metode Longline dan Strategi Pengembangannya di Perairan Karimunjawa

ABSTRAK: Rumput  laut  yang  banyak  dibudidayakan  di  Perairan  Karimunjawa  adalah  jenis  Kappaphycus alvarezii,  karena  tergolong  usaha  rendah  modal,  teknologi  produksinya  murah,  siklus  produksi  singkat, penanganan pascapanen mudah dan sederhana, serta pangsa pasar masih terbuka. Kajian ini bertujuan untuk  (1)  Mengevaluasi  kelayakan  usaha;  (2)  Mengidentifikasi  faktor  internal  dan  eksternal  yang mempengaruhi  usaha;  dan  (3)  Menyusun  strategi  yang  tepat  dalam  mengembangkan  usaha  budi  daya Rumput  laut.  Data  keuangan  dianalisis  berdasarkan  kriteria  nilai  Net  Present  Value  (NPV),  B/C (Benefit/Cost)  ratio,  Internal  Rate  of  Return  (IRR),  Payback  Period  (PBP)  dan  Break  Even  Point  (BEP). Identifikasi  faktor  lingkungan  dievaluasi  dengan  matriks  Internal  Factor  Evaluation  (IFE)  dan  External Factor  Evaluation  (EFE),  dipetakan  dengan  matriks  Internal-External  (IE)  untuk  melihat  posisi perusahaan.  Perumusan  strategi  dengan  matriks  Strengths,  Weaknesses,  Opportunities  and  Threats (SWOT) dan matriks Quantitative Strategic Planning (QSP). Hasil analisis kelayakan menunjukkan usaha budi daya Rumput laut dengan metode longline secara finansial menguntungkan dan layak dilaksanakan. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat bunga 14% diperoleh nilai NPV positif 30,81 juta rupiah; (B/C) ratio >1 (2,69); nilai IRR lebih besar dari tingkat bunga yang disyaratkan (47,58%); PBP selama 1,61 tahun; nilai BEP 13,23 juta rupiah, atau penjualan 1.474 kg Rumput laut kering. Total skor nilai pada matriks internal 2,52 dan  matriks eksternal 2,83. Perpaduan kedua nilai tersebut menunjukkan posisi usaha terletak pada sel  V,  atau  strategi  pertumbuhan.  Strategi  yang  tepat  dilakukan  adalah  pemberdayaan  anggota  dan kelompok  usaha  untuk  meningkatkan  usahanya,  memperluas  lahan  usaha  budi  daya,  dan  peningkatan keterampilan  teknis  budi  daya  untuk  peningkatan  mutu  produk.  Ketiga  strategi  tersebut  dapat dilaksanakan bersamaan, karena saling mendukung satu dengan yang lain.
Kata kunci: ganggang laut, Karimunjawa, kelayakan usaha, strategi pengembangan
Penulis: Heryati Setyaningsih, Komar Sumantadinata dan Nurheni Sri Palupi
Kode Jurnal: jpmanajemendd120516
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<
Atau download gratis di bawah ini:

Artikel Terkait :