KEKUATAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

Abstract: Identifikasi kondisi financial distress merupakan hal yang lebih penting daripada kebangkrutan, karena perusahaan pasti akan mengalami kondisi financial distress terlebih dahulu kemudian bangkrut. Penelitan ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pengaruh likuiditas (current ratio), profitabilitas (return on total assets dan profit margin on sales) dan leverage (current liabilities total asset) terhadap kondisi financial distress perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2007-2010. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logit. Hasil penelitian menunjukan koefisien regresi variabel current ratio sebesar -0,006 dan memiliki nilai sig sebesar 0,793; koefisien regresi variabel return on total assets sebesar -6,803 dan memiliki nilai sig sebesar 0,024; koefisien regresi variabel profit margin on sales sebesar -0,488 dan  memiliki nilai signifikansi sebesar 0,459 serta koefisien regresi variabel current liabilities total assets sebesar -1,546 dan memiliki nilai sig sebesar 0,029, sehingga rasio  likuiditas (current ratio) dan rasio profitabilitas (profit margin on sales) tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress perusahaan meskipun bertanda negatif sedangkan rasio profitabilitas (return on total assets) dan rasio leverage (current liabilities total asset) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kondisi financial distress perusahaan
Keywords: Financial Distress; Financial Ratio; Logistic Regression
Penulis: Evanny Indri Hapsari
Kode Jurnal: jpmanajemendd120481
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<
Atau download gratis di bawah ini:

Artikel Terkait :