KEEFEEKTIFAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS PADA PASIEN STROKE
Abstrak: Pergerakan dapat
terganggu oleh adanya
gangguan pada perubahan
produksi neurotransmiter yang perjalanannya dari saraf ke otot, atau
pada aktifitas dari aktifitas otot. Postur
juga diatur oleh
sistem saraf. Postur
ditentukan dari koordinasi
propiosepsi dan
keseimbangan.
Tujuan penelitian untuk
mengetahui keefektifan Range
Of Motion (ROM)
terhadap kekuatan otot pada
pasien pasca stroke, dengan metode penelitian pre eksperimental one design
pretest-postest non random.
Hasil perhitungan uji
Wilcoxon nilai uji
statistik Z sebesar
–3,000 dengan p
sebesar 0,003. Nilai p < 0,05
sehingga diputuskan terdapat
perbedaan (peningkatan) derajat kekuatan otot
pasien sebelum dan
sesudah terapi ROM
termasuk signifikan (p
= 0,003 < 0,05).
Terapi ROM dinyatakan
efektif dalam meningkatkan
kekuatan otot ekstremitas penderita stroke pada signifikan
95 %.
Kesimpulan: terdapat perbedaan yang signifikan derajat kekuatan otot
sebelum dan sesudah terapi ROM.
Penulis: Havid Maimurahman dan
Cemy Nur Fitria
Kode Jurnal: jpkesmasdd130001