Kajian Pengembangan Usaha IKM Pangan Komoditas Roti dan Kue di Kota Bogor (Studi Kasus Brownies Elsari, Bogor)

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  prospek  industri  kecil  menengah,  terutama  toko  roti yang terletak di Bogor. Industri kecil umumnya masih memiliki masalah yang sama, ketika membutuhkan kredit dari bank untuk investasi. Penelitian ini menganalisis industri kecil dengan melakukan studi kasus di  Elsari  Brownies  dan  Bakery  Bogor.  Ada  empat  kriteria  investasi  yang  harus  dihitung  atau  dianalisis, yaitu  Net  Present  Value  (NPV),  Internal  Rate  of  Return  (IRR),  Benefit/Cost  (B/C)  ratio,  dan  Payback Period  (PBP).  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  nilai-nilai  dari  empat  kriteria  investasi  NPV  positif, yaitu  nilai  dan  nilai  IRR  masing-masing  adalah  Rp113.236.973  dan  66,81%,  sedangkan  B/C  ratio  1,45 nilai  kali  dan  PBP  adalah  31,69  bulan.  Namun  dalam  keadaan  lancar  dimana  tidak  ada  produk  yang terbuang  dari  pengembalian,  hasil  analisis  terhadap  keempat  kriteria  tersebut  memperlihatkan  bahwa usaha  ini  sangat  menguntungkan  yaitu  bila  dilihat  dari  nilai  NPV  sebesar  Rp267,157,761,  IRR  sebesar 132,35%,  Payback  Period  18,4  bulan  dan  B/C  ratio  sebesar  2,21  kali.  Hasil  dari  analisa  sensitivitas menunjukan  bahwa  faktor  penurunan  penjualan  brownies  mempunyai  efek  lebih  berarti  dibandingkan dengan pengaruh faktor peningkatan harga bahan baku. Tetapi bila kedua faktor terjadi pada saat yang bersamaan  akan menyebabkan  pengaruh  lebih  buruk  dibandingkan  bila  hanya  salah  satu  faktor  terjadi. Selain  masalah  tersebut,  penelitian  juga  menganalisa  masalah-masalah  lainnya  yang  dihadapi  oleh industri kecil Elsari Brownies & Bakery. Dari hasil kuesioner diberikan kepada konsumen brownies Elsari memperlihatkan  60%  konsumen  merasa  cukup  puas  terhadap  produk  brownies  Elsari  dan  36% konsumen merasa puas dengan produk ini. Tujuh puluh empat persen (74%) dari konsumen menyatakan bahwa  harga  brownies  cukup  murah  dan  50%  konsumen  mengatakan  produk  ini  cukup  lezat.  Langkah selanjutnya  dilakukan  analisis  Strengths,  Weaknesses,  Opportunities,  dan  Threats  (SWOT). Matriks  IE (Internal-Eksternal) menunjukkan bahwa industri ini berada dalam sel kelima. Dari dasil tersebut industri kecil  Elsari  direkomendasikan  menjalankan  strategi  hold  and  maintain.  Strategi  yang  tepat  untuk  sel kelima  adalah  penetrasi  pasar  dan  pengembangan  produk.  Industri  Kecil  Elsari  sebaiknya  melakukan strategi  penetrasi  pasar,  yaitu  memperluas  wilayah  jaringan  pemasaran  dengan  sasaran  utama  pada tempat-tempat  yang  sudah  dikenal  sebagai  tempat  wisata  kuliner  terpilih  dan  di  daerah  wisata  di  luar Bogor,  dengan  cara  menjalin  kerjasama  dengan  counter  yang  telah  ada  di  tempat  tersebut  atau membuka cabang baru. Strategi pengembangan produk yang disarankan adalah memperbanyak produk kue kering/brownies kering (broker).
Kata kunci: analisis sensitivitas, kriteria investasi, strategi
Penulis: Ade Hendar Purnawan, W.H. Limbong dan Sri Hartoyo
Kode Jurnal: jpmanajemendd120505
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<
Atau download gratis di bawah ini:

Artikel Terkait :