Hubungan program orientasi berbasis kompetensi dengan kinerja perawat baru
Abstrak: Program orientasi
berbasis kompetensi merupakan metode yang digunakan dalam program orientasi
untuk perawat baru. Penelitian ini termasuk deskriptif korelasional yang
bertujuan untuk menganalisis hubungan program orientasi berbasis kompetensi
dengan kinerja perawat baru di unit rawat inap di Rumah Sakit Husada Jakarta.
Hasil analisis pada Tabel 2 didapatkan 42 orang (72,4%) perawat baru memiliki
kinerja baik, sisanya 16 orang (27,6%) perawat baru memiliki kinerja yang
kurang setelah mendapatkan program orientasi berbasis kompetensi. Hasil
analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara
program orientasi berbasis kompetensi dengan kinerja perawat baru dengan p
value 0,000. Kompetensi perawat baru untuk membentuk seorang perawat baru
memiliki kinerja profesional sehingga program penting diterapkan dalam setiap
orientasi perawat baru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi
pertimbangan rumah sakit untuk menetapkan program orientasi berbasis kompetensi
sebagai standar operasional kerja dalam penerimaan perawat baru.
Penulis: Dodi Wijaya, Ratna
Sitorus, Hanny Handiyani
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120196