Pengaruh Terapi Kelompok Suportif terhadap Tingkat Ansietas Keluarga dalam Merawat Anak Tunagrahita

ABSTRAK: Tunagrahita memiliki karakteristik adanya gangguan dalam bentuk fungsi intelektual dan adaptif  berada  di bawah normal. Keluarga  dengan  anak  tunagrahita  menunjukkan  ansietas yang  bervariasi. Kemampuan  memberikan  dukungan  keluarga  dapat  ditingkatkan  dengan pemberian  terapi  kelompok suportif. Penelitian  ini menggunakan  metode quasi  experimental dengan rancangan pre-post  test  with  control  group untuk  menganalisa  perubahan tingkat ansietas keluarga dalam merawat anak tunagrahita sebelum dan setelah perlakuan. Penelitian dilaksanakan pada Juni  sampai  Juli  2011 di  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  di  Banyumas. Kelompok  intervensi  mengalami  penurunan  proporsi  responden  sebesar  50%,  sedangkan pada  kelompok  kontrol,  penurunan  itu  hanya  sebesar  16,7%. Terdapat  perbedaan  yang signifikan  tingkat  ansietas  keluarga  antara  kelompok  intervensi  dan  kelompok  kontrol  dalam merawat  anak  tunagrahita  dengan  nilai p 0,008. SLB diharapkan  mampu  membentuk parent support group.
Kata kunci: tingkat kecemasan, retardasi mental, terapi kelompok suportif
Penulis: Erti Ikhtiarini Dewi , Achir Yani S. Hamid, Mustikasari
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120197

Artikel Terkait :