HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS TENTANG PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS ULU KECAMATAN SIAU TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN SITARO

Abstrak: Air Susu Ibu (ASI) sejak dahulu kala di percaya sebagai satu-satunya nutrisi utama bagi bayi baru lahir, karena itu pemberian ASI harus dilakukan secara penuh, yaitu di mulai dengan pemberian ASI ekslusif dan meneruskan pemberian ASI sampai anak umur 2 tahun secara baik dan benar serta anak mendapat kekebalan tubuh secara alami. Pemberian ASI sampai saat ini belum seperti yang diharapkan masih banyak Ibu-ibu yang memberikan pengganti air susu Ibu (PASI). Roesli (2008), mengemukakan bahwa hal-hal yang menyebabkan ibu post partum tidak memberikan kolostrum dengan segera disebabkan karena takut bayi kedinginan, lelah, kolostrum tidak segera keluar atau jumlah yang tidak memadai, serta persepsi bahwa kolostrum berbahaya bagi bayi. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar dapat mengetahui dan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Puskesmas Ulu Kecamatan Siau Timur Kabupaten Kepulauan Sitaro. Penelitian ini dilakukan dengan uji statistik yaitu sperman rho yang merupakan uji korelasi yang dapat mengetahui korelasi antar variabel dengan tingkat kemaknaan P<0,01.
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu Nifas, Sikap Ibu Nifas dan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir
Penulis: Novita Papona, Joice Laoh, Henry Palandeng
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130326

Artikel Terkait :