HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN ANEMIA PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA

Abstrak: Anemia merupakan penyakit yang di sebabkan karena kekurangan zat besi, asam folat dan vitamin B12 dalam tubuh yang mengakibatkan pembentukan Hemoglobin berkurang. Anemia defisiensi besi dipengaruhi juga oleh konsekuensi kecacingan dengan hilangnya darah secara kronis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecacingan dengan anemia pada murid sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan proporsional sampling. Sampel 110 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium (pemeriksaan feses dan pemeriksaan hemoglobin). Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 19 untuk dianalisa dengan uji statistik fisher’s exact dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa murid yang tidak kecacingan ada 80% (88 orang) dan yang kecacingan ada 20% (22 orang). Untuk status anemia dengan kategori tidak anemia 60% (66 orang) dan anemia 40% (44 orang). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara kecacingan dengan anemia pada murid sekolah dasar dengan nilai p value = 0,001.
Kata kunci: kecacingan, anemia
Penulis: Novita Hasyim, Nelly Mayulu, Tati Ponidjan
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130325

Artikel Terkait :