HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMAMPUAN MANAJEMEN STRES PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA MANADO
Abstrak: Kecerdasan emosional
menyumbang 80% bagi faktor-faktor yang menentukan sukses dalam hidup dimana IQ
hanya menyumbang 20% nya saja. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seperti
kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi;
mengendalikan dorongan hati dan tidak melebih-lebihkan kesenangan; mengatur
suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berpikir;
berempati dan berdoa. Salah satu ciri dari kecerdasan emosional yaitu tentang
manajemen stres individu yaitu bagaimana individu mengelola stres agar tidak
melumpuhkan cara berpikir. Studi yang diadakan oleh perawat dan mahasiswa
keperawatan, menunjukkan bahwa kecerdasan emosional adalah suatu keterampilan
yang dapat meminimalisir efek negatif stres. Peningkatan stres dapat mengikis
kemampuan mental. Stres bukan hanya mengurangi kemampuan mental, tapi juga
mengurangi kecerdasan emosional seseorang (Ramesar, Koortzen dan Oosthuizen,
2009). Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan Cross-Sectional Study
dengan purposive technique sampling. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan
yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan manajemen stres pada
narapidana (nilai ρ=0,008<α=0,05).
Penulis: Winda Wullur, Lucky
Kumaat, Gresty Masi
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130351