HUBUNGAN KONSUMSI FASTFOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SD DI KOTA MANADO

Abstrak: Kegemukan saat anak-anak bisa disebabkan akibat makan melebihi kebutuhan, kurangaktivitas fisik, dan karena pengaruh iklan makanan yang berlebihan. Gaya hidup masa kini juga bisamenyebabkan kegemukan yaitu adanya kecenderungan suka mengkonsumsi makan cepat saji ataufast food modern seperti burger, pizza, frenc fries peneletian bertujuan Untuk mengetahui hubungan  konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada anak  SD di Kota Manado dengan menggunakan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Cross sectional (potong lintang), dengan menggunakan uji menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05). Hasil penelitian ada hubungan antara hubungan  konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada anak  SD di Kota Manado dengan nilai p = 0,024 kesimpulan Prevalensi Obesitas pada anak SD di Kota Manado pada tahun 2013 adalah laki-laki 44 orang (32,4%)  dan perempuan 24 orang (17,6%) Asupan energi fast food pada anak > rata-rata  dan mengalami obesitas sebesar  33,8% dan tidak mengalami obesitas sebesar 23,5% Terdapat hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada Anak  SD di kota Manado dengan nilai p = 0,024 saran Fast food yang menjadi penyebab obesitas anak pada penelitian ini hendaknya menjadi perhatian bagi pengambil kebijakan untuk lebih memperhatikan kebiasaan makan anak. Pihak orang tua sebaiknya lebih membatasi anak mengkonsumsi makanan camilan dalam jumlah berlebih atau makanan yang tinggi kalori namun rendah serat (fast food dan junk food) serta mengajarkan hidup sehat dan membiasakan anak berolah raga.
Kata kunci: fast food, obesitas
Penulis: Winarsi Damapolii, Nelly Mayulu, Gresty Masi
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130350

Artikel Terkait :