HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN KEBIASAAN MINUM MINUMAN KERAS PADA REMAJA DI DESA ATEP SATU KECAMATAN LANGOWAN SELATAN KABUPATEN MINAHASA

Abstrak: Kebiasaan minum minuman keras di kalangan remaja merupakan fenomena yang sering sekali terjadi di Indonesia. Banyak faktor-faktor yang menyebabkan mereka menghabiskan waktu luangnya untuk minum minuman keras. Semakin banyaknya remaja yang minum minuman keras apabila dibiarkan tentunya akan menghambat kepribadian seseorang dan yang lebih jauh lagi perkembangan bangsa Indonesia. Karena kalangan remaja merupakan generasi penerus bangsa dan aset bangsa yang akan melanjutkan dan mengisi pembangunan bangsa Indonesia. Penelitian ini di desa Atep satu Kecamatan Langowan Selatan Kabupaten Minahasa. Tujuan  untuk mengetahui hubungan lingkungan pegaulan dan lingkungan keluarga dengan kebiasaan minum minuman pada remaja. Jenis penelitian ini observasional analitik, dengan rancangan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua remaja yang tinggal di Desa Atep satu yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan Total Sampling, menggunakan uji statistik Chi Square dengan bantuan SPSS versi 16.00 pada tingkat kemaknaan 95% (α<0,05). Hasil Penelitian didapati bahwa distribusi responden menurut pergaulan dalam kategori baik yaitu 41 orang (75,9%), dan buruk 13 orang (24,1%), dan kontrol di lingkungan keluarga kategori baik sebanyak 45 orang (83,3%) dan buruk 9 orang (16,7%), kemudian responden untuk penggunaan minuman keras kategori peminum 44 orang (81,5%) dan bukan peminum 10 orang (18,5%). Kesimpulan yang dapat diambil yaitu terdapat hubungan bermakna antara lingkungan pergaulan dengan penggunaan minuman keras dengan hasil yang diperoleh nilai p= 0,001 < 0,05 dan tidak terdapat hubungan antara kontrol orang tua/keluarga dengan penggunaan minuman keras dengan nilai p = 0,667 > 0,05.
Kata kunci: minuman keras, pergaulan remaja, kontrol orang tua
Penulis: Wulan E. Taroreh, Sonny Kalangi, Gresty Masi
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130352

Artikel Terkait :