Efektivitas Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan di Kabupaten Lampung Selatan
ABSTRAK: Pendapatan daerah
per kapita di
Kabupaten Lampung Selatan
pada tahun 2008
sekitar Rp7.260.902, tetapi tahun
2009 meningkat menjadi
Rp8.620.637. Kondisi ini
belum mampu mengatasi kemiskinan dan
menciptakan lapangan kerja
yang memadai di
daerah pedesaan, khususnya
di Kabupaten Lampung Selatan.
Saat ini Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah sasaran untuk
program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP). Pada tahun 2008 PUAP
disalurkan Rp3.492.040.000 untuk 35
Gabungan Kelompok Tani
(Gapoktan) dan tahun
2009 dibagikan 3.898.324.000 untuk
39 Gapoktan. Tujuan
penelitian ini untuk
menganalisis efektivitas PUAP
di Kabupaten Lampung Selatan.
Kesesuaian perencanaan hingga
pelaksanaan kegiatan pertanian, pengembangan agribisnis
pedesaan, pengembangan keuangan
mikro, dan kegiatan
mentoring. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan bantuan
kuesioner dan wawancara langsung kepada 86
responden anggota Gapoktan
di Kabupaten Lampung
Selatan. Analisis dilakukan
dengan analisis regresi linear
berganda. Hasil analisis
menunjukkan bahwa setelah
menerima PUAP, kinerja
pertanian usaha kecil di Kabupaten Lampung Selatan menjadi lebih
efektif, yang ditunjukkan dengan distribusi dan pemanfaatan bantuan
tepat dengan perencanaan
pertumbuhan bisnis pertanian,
diversifikasi produk pertanian,
modal kelompok meningkat, serta peran penyuluhan dalam Pelengkap dan Penyelia
Mitra Tani (PMT) untuk membimbing kelompok.
Penulis: Rio Caesarion, Nora
H. Pandjaitan dan Muhammad Syamsun
Kode Jurnal: jpmanajemendd130636
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<