Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang Berbasis Sumber Daya Manajemen di Kabupaten Banjarnegara
ABSTRAK: Hortikultura
merupakan salah satu subsektor pertanian yang potensial untuk dikembangkan
karena mempunyai nilai ekonomis
dan nilai tambah
cukup tinggi dibandingkan
dengan komoditas lainnya. Komoditas hortikultura mempunyai
peran strategik, terutama dalam upaya pemenuhan ketersediaan dan kecukupan pangan,
peningkatan kesejahteraan petani,
dan penyediaan lapangan
kerja. Salah satu komoditas hortikultura
umbi adalah kentang
(Solanum tuberosum) merupakan
komoditas sayuran yang memiliki
peran penting dalam
memenuhi kebutuhan pangan.
Penelitian ini bertujuan
untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor
yang mempengaruhi pengembangan
agribisnis komoditas kentang melalui pendekatan sumber
daya manajemen di
Kabupaten Banjarnegara, (2)
merumuskan strategi pengembangan
agribisnis komoditas kentang di Kabupaten Banjarnegara, dan (3) menentukan prioritas alternatif strategi
untuk pengembangan agribisnis
kentang di Kabupaten
Banjarnegara. Metode analisis yang digunakan adalah analisis
prospektif dan analytical hierarchy
process (AHP). Berdasarkan analisis prospektif,
diperoleh sepuluh faktor
kunci yang mempengaruhi
pengembangan agribisnis komoditas kentang di
Kabupaten Banjarnegara. Berdasarkan
AHP, faktor yang
paling berpengaruh dalam penyusunan strategi
pengembangan agribisnis komoditas
kentang di Kabupaten
Bajarnegara adalah produktivitas, sedangkan
aktor yang memiliki
peranan paling penting
terhadap strategi pengembangan agribisnis komoditas
kentang adalah pemerintah
pusat/daerah. Tujuan yang
ingin dicapai, paling
utama adalah meningkatkan pendapatan
petani, selanjutnya alternatif
strategi yang penting
untuk dilakukan dalam pengembangan
agribisnis komoditas kentang
di Kabupaten Banjarnegara
adalah pemberdayaan petani/kelompok
tani.
Penulis: Siti Leny Puspasari,
Hartrisari Hadjomidjojo dan Ma’mun Sarma
Kode Jurnal: jpmanajemendd130635
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<