Bantuan dan Kemitraan Terhadap Tingkat Pendapatan UMK Pengolahan Hasil Perikanan di Indonesia
ABSTRAK: Usaha Mikro dan Kecil
mempunyai peran strategik dalam perekonomian nasional, terutama dalam penyerapan tenaga
kerja, meningkatkan pendapatan
masyarakat dan menumbuhkan
aktivitas perekonomian di daerah.
Sejak krisis ekonomi
melanda Indonesia pada
tahun 1998, peranan
UMK meningkat dengan tajam,
karena usaha-usaha skala
besar banyak yang
rapuh dan berguguran
akibat krisis ekonomi tersebut. Secara umum tujuan kajian ini adalah
mengkaji hasil kebijakan dan memberikan masukan
bagi pengambil keputusan
tentang UMK. Secara
khusus kajian ini
bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi jenis bantuan dan
kemitraan yang diberikan pemerintah, swasta dan pelayanan koperasi terhadap UMK,
(2) Menganalisis tingkat
pendapatan UMK, (3)
Menganalisis pengaruh bantuan
dan kemitraan terhadap pendapatan UMK. Analisis yang dilakukan adalah
analisis deskriptif dengan tabulasi silang
dan statistik inferensia
dengan menggunakan Uji
beda rata-rata, dengan
memanfaatkan analisis ragam (ANOVA/Analysis of
Variance). Secara umum,
dari 1.785 contoh
UMK terdapat 48,29%
pelaku usaha berjenis kelamin
laki-laki dan berusia 30-59 tahun
(82,02%), dengan pendidikan (74,73%) SD ke bawah. UMK yang menerima bantuan dan
kemitraan, kapasitas produksinya terdistribusi pada tingkat 51-75% dan 75% ke
atas. Terdapat 72,92% UMK yang menerima
bantuan dan kemitraan yang mengalami kesulitan.
Hasil analisis inferensial
menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan nyata pada
rataan keuntungan UMK tanpa
perlakuan dengan UMK
yang menerima bantuan
dan UMK yang
menjalin kemitraan, tetapi tidak
terdapat perbedaan nyata
antara UMK tanpa
perlakuan dengan UMK
yang menerima bantuan sekaligus menjalin kemitraan.
Penulis: Agus Triyanto,
Muhammad Syamsun dan Amiruddin Saleh
Kode Jurnal: jpmanajemendd120520
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<