ALASAN SUNAT PEREMPUAN
Alasan Sunat Perempuan dilaksanakan bermacam-macam. Sunat
perempuan merupakan perpaduan budaya dan tradisi yang timbul sejak dahulu dari
berbagai nilai, khususnya nilai agama dan nilai budaya. Alasan- alasan yang menyebabkan
terpelihara dan tetap berlangsungnya sunat perempuan yaitu agama, adat, mengurangi
hasrat seksual, kesehatan, keindahan dan kesuburan. Secara umum perempuan yang
masih memelihara praktek sunat pada perempuan adalah perempuan yang hidup dalam
masyarakat tradisional di wilayah pedalaman (Coomaraswamy, 2000).
WHO (Dalam Juliansyah, 2009) membedakan alasan
pelaksanan sunat perempuan menjadi lima kelompok, yaitu:
Psikoseksual
Pemotongan klitoris diharapkan akan mengurangi libido pada perempuan, mengurangi
atau menghentikan masturbasi, menjaga kesucian dan keperawanan sebelum menikah,
kesetiaan sebagai istri, dan meningkatkan kepuasan seksual bagi laki- laki.
Sosiologi
Melanjutkan tradisi, menghilangkan hambatan dan kesialan bawaan, sama peralihan
pubertas atau wanita dewasa, dan lebih terhormat.
Hygiene
Organ genitalia eksterna dianggap kotor dan tidak bagus bentuknya, sunat dilakukan
untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan.
Mitos
Meningkatkan kesuburan dan daya tahan anak
Agama
Dianggap sebagai perintah agama, agar ibadahnya lebih diterima
